Berita

Bendung Colo di Wonogiri, Jawa Tengah/Ist

Nusantara

Menteri PU Pastikan Bendung Colo Berfungsi Optimal Buat Irigasi

SELASA, 11 FEBRUARI 2025 | 01:39 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo memastikan Bendung Colo berfungsi optimal untuk mengairi lahan pertanian. Hal itu diungkapnya saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Wonogiri, beberapa waktu lalu.

“Saya ingin membuat evaluasi karena merupakan daerah irigasi lama, mungkin perlu rehabilitasi. Kalau ada permasalahan sedimentasi kita akan pikirkan jalan keluarnya,” kata Dody dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Senin malam, 10 Februari 2025.

Pada kesempatan itu, ia juga menyempatkan diri untuk mendengar aspirasi dari petani. 


“Petani mengeluhkan banyaknya penutupan atau ditutup cor pada saluran yang berada di depan perkantoran/pertokoan, sehingga mengurangi debit airnya. Untuk ini akan saya komunikasikan dengan kepala daerah, sebagai pemangku kebijakan wilayah,” bebernya.

Bendung Colo ini merupakan sumber air daerah irigasi Colo yang merupakan daerah irigasi lintas provinsi (Jawa Tengah dan Jawa Timur) yang pengelolaannya dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Direktorat Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air dengan luas areal baku 25.056 hektare (Ha) dan luasan fungsional sebesar 24.679 Ha.

Sedangkan Bendung Colo sendiri operasionalnya di bawah tanggung jawab Perum Jasa Tirta 1. Diketahui, sumber air Bendung Colo berasal dari Bendungan Serbaguna Wonogiri (Waduk Gajah Mungkur) yang dialirkan melalui 2 saluran induk yaitu saluran induk Colo Barat dan Colo Timur dengan total panjang irigasi sepanjang 240,37 km.

Bendung Colo merupakan induk irigasi bagi wilayah kabupaten yang berbatasan dengan Wonogiri bahkan melintas provinsi yakni Jawa Timur. 

Untuk saluran Induk Colo Barat mencakup kabupaten Wonogiri, Sukoharjo dan Klaten dengan luas area irigasi mencapai 5.154 Hektare. 

Sementara saluran induk Colo Timur meliputi Sukoharjo, Karanganyar, Sragen dan Ngawi dengan luas area irigasi 19.525 hektare.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

UPDATE

Penyegelan Tiffany & Co jadi Pesan Tegas ke Pelaku Usaha yang Curang

Sabtu, 14 Februari 2026 | 01:57

Istri Mantan Kapolres Bima Kota Turut Diperiksa soal Kepemilikan Narkoba

Sabtu, 14 Februari 2026 | 01:36

Dokter Diaspora Kenang Kisah Bersama PDIP saat Bencana Sumatera

Sabtu, 14 Februari 2026 | 01:19

Kepala BGN Hingga Puluhan Perwira Polri Peroleh Bintang Jasa dari Prabowo

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:57

Sekjen PDIP: Bencana adalah Teguran Akibat Kebijakan yang Salah

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:32

Garda Satu Papua Barat Tempuh Jalur Hukum Atasi Aksi Premanisme

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:10

Kerry Riza Chalid Dituntut Bayar Uang Pengganti Rp13,4 Triliun

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:01

Legislator Demokrat Jakarta Pimpin Kader Ziarahi Makam Misan Syamsuri

Jumat, 13 Februari 2026 | 23:54

Polisi Tangkap Warga Malaysia Pengedar Narkoba Senilai Rp39,8 Miliar

Jumat, 13 Februari 2026 | 23:28

BPKH Dorong Peningkatan Diplomasi Ekonomi ke Arab Saudi

Jumat, 13 Februari 2026 | 23:07

Selengkapnya