Berita

Ketua Komisi Yudisial Amzulian Rifai/Repro

Politik

Anggaran Dibabat 54 Persen, KY Ngaku Sulit Seleksi Hakim Agung Tahun Ini

SENIN, 10 FEBRUARI 2025 | 16:27 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemangkasan anggaran hingga 54 persen dari pagu anggaran 2025 yang diusulkan sebesar Rp184 miliar membuat Komisi Yudisial sulit untuk menyeleksi Hakim Agung pada tahun ini.

"Sejauh ini memang enggak bisa (seleksi Hakim Agung). Kenapa kemarin ada konferensi pers menjawab itu? Karena ada surat Mahkamah Agung yang meminta kami menyelesaikan Hakim agung. Dan itu harus kami jawab,” kata Ketua Komisi Yudisial, Amzulian Rifai, di Gedung Nusantara II, Komplek DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin 10 Februari 2025.

"Terkait surat itu maksimal 15 hari. Maka kami enggak punya pilihan lain, harus menjawab. Itu kira-kira ya,” sambungnya.


Ia menegaskan, bahwa dengan adanya efisiensi anggaran ini, maka seleksi hakim agung ditiadakan dan meminta Kemenkeu untuk mengembalikan anggaran yang sesuai untuk KY.

"Ya, solusinya memang kalau anggaran kami yang hanya 184 M itu dikembalikan ya kami normal tentu saja. Tapi kami sadar ini kan kebijakan negara yang kami juga tidak bisa,” ucapnya.

“Saya yakin seluruh Kementerian dan Lembaga di posisi yang sama. Kami akan jalankan sesuai dengan kebijakan negara tentu saja. Karena kami bagian dari negara ini. Terima kasih,” tutupnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya