Berita

Presiden Prabowo Subianto/Net

Politik

Efisiensi Langkah Korektif Prabowo Bereskan Kebocoran Anggaran

SENIN, 10 FEBRUARI 2025 | 15:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Efisiensi besar-besaran terhadap anggaran negara merupakan langkah korektif Presiden Prabowo Subianto demi menutup kebocoran yang selama ini terjadi.

Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Didin S Damanhuri mengurai, kebocoran anggaran negara telah menjadi masalah serius sejak lama. Hal inilah yang sedang diatasi Presiden Prabowo dengan efisiensi sebesar Rp306 triliun.

Menurutnya, angka tersebut masih menyisakan ruang fiskal cukup besar dari total APBN Rp3.600 triliun.


“Prabowo tak cukup melakukan efisiensi dari aspek perjalanan dinas, melainkan juga harus menemukan sumber-sumber kebocoran yang berhubungan dengan korupsi dan korupsi terselubung,” kata Didin dalam keterangan tertulisnya, Senin, 10 Februari 2025.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai positif kebijakan efisiensi anggaran Presiden Prabowo. Kebijakan tersebut memberi pesan kepada aparatur pemerintah di semua Kementerian/Lembaga dan daerah untuk realistis terhadap kondisi keuangan negara saat ini.

"Dengan efisiensi anggaran, presiden ingin memastikan tata kelola pemerintahan tetap berjalan dengan baik dan efektif di sepanjang tahun anggaran berjalan," tegas pria yang akrab disapa Bamsoet ini.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya