Berita

Ilustrasi/IG Kementerian PKP

Bisnis

Pengembang Harus Bertanggung Jawab atas Fasilitas dan Sarana Rumah Subsidi

SENIN, 10 FEBRUARI 2025 | 09:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan terus melakukan monitoring terhadap rumah-rumah subsidi.

Menteri PKP Maruarar Sirait akan memastikan bahwa pengembang bertanggung jawab atas kualitas rumah subsidi yang dibangun. Langkah monitoring juga akan memberikan peluang kepada para pengembang yang kompeten tetapi belum diberikan kesempatan.

"Saya akan cek mana developer/pengembang yang baik dan tidak, untuk memberikan peluang para pengembang yang kompeten namun belum diberi kesempatan," kata Maruarar Sirait, di Jakarta, dikutip Senin 10 Februari 2025.


Pembangunan perumahan bersubsidi yang memiliki kualitas bangunan dan didukung dengan penghijauan serta keamanan yang baik, menjadi salah satu fokus utama pemerintah. 

Pengembang harus bertanggung jawab memperbaiki fasilitas dan sarana yang ada jika terjadi kerusakan yang mengganggu kenyamanan penghuni.

Pantauan RMOL melalui akun Instagram Kementerain PKP, Maruarar Sirait melakukan kunjungan ke lokasi Perumahan Amora Bangun Setia di Kp Gabus, Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu 9 Februari 2025. 

Tercatat ada ada 11.000 unit rumah uang terbangun dengan rincian rumah Non subsidi sebanyak 500 unit dan rumah bersubsidi sebanyak 10.500 unit yang dimiliki MBR dengan KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Dari hasil dialog yang dilakukan Menteri PKP dengan pengembang dan penghuni, diketahui bahwa kualitas bangunan perumahan tersebut sangat baik dan penghuni juga merasa nyaman karena setiap rumah telah memiliki sanitasi dan pohon penghijauan yang asri, keamanan lingkungan yang baik serta tidak banjir. 

Kunjungan lapangan ke lokasi.perumahan FLPP.adalah sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta jajaran Kementerian PKP untuk terus bekerja keras dan terjun ke lapangan untuk menjamin bahwa Program KPR FLPP mampu membantu MBR memiliki rumah layak huni yang berkualitas dan diberikan secara tepat sasaran.

"Sama sama kita kawal agar semua baik, masyarakat tetap nyaman dan sehat," ujar Maruarar.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus dukung rumah subsidi untuk rakyat ini dengan memajukan program FLPP. 

'Bagaimana anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik jika lingkungannya banjir dan harus ada penanganan lebih lanjut," katanya.

Populer

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

ICMI Terima Wakaf 2 Ribu Mushaf Al-Qur'an

Minggu, 22 Februari 2026 | 00:10

Tantangan Direksi Baru BPJS Kesehatan Tak Ringan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:43

Polri di Bawah Presiden Sudah Paten dan Tidak Ada Perdebatan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

AKBP Catur cuma Sepekan Jabat Plh Kapolres Bima Kota

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

Palu Emas Paman

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:01

BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:56

BI-Kemenkeu Sepakati Pengalihan Utang Tahun Ini, Nilainya Rp173,4 Triliun

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:40

Teror Ketua BEM UGM, Komisi III Dorong Laporan Resmi ke Aparat

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:14

PB IKA PMII Pimpinan Fathan Subchi Pastikan Kepengurusan Sah Secara Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:37

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:03

Selengkapnya