Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Bursa Asia Melemah di Senin Pagi

SENIN, 10 FEBRUARI 2025 | 09:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar Asia-Pasifik dibuka lebih rendah pada perdagangan Senin 10 Februari 2025. 

Dikutip dari CNBC, indeks acuan Nikkei 225 dibuka dengan penurunan 0,41 persen. 

Indeks Topix yang lebih luas turun 0,41 persen. 


Indeks Korea Selatan juga dibuka lebih rendah. Kospi turun 0,58 persen dan Kosdaq berkapitalisasi kecil turun 0,5 persen.

S&P/ASX 200 Australia turun 0,31 persen. Kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng Hong Kong berada di angka 21.150 yang menunjukkan pembukaan yang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan penutupan HSI di angka 21.133,54.

Pengeluaran yang melonjak selama Tahun Baru Imlek membuat inflasi konsumen di Tiongkok naik untuk pertama kalinya sejak Agustus 2024. Biro Statistik Nasional mengatakan, indeks harga konsumen naik 0,7 persen bulan ke bulan dan 0,5 persen tahunan pada Januari, lebih dari estimasi. 

Saham-saham India jatuh pada akhir pekan lalu, membuat investor lebih berhati-hati pada pembukaan perdagangan hari ini. Bank Sentral India diperkirakan akan memangkas suku bunga untuk pertama kalinya dalam lima tahun. 

Pelemahan pasar Asia hari ini nampaknya mengikuti saham berjangka AS yang turun menjelang data ekonomi Utama pada akhir pekan lalu. Pengenaan tarif yang lebih tinggi juga meningkatkan ketegangan. 

Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada wartawan bahwa ia akan mengumumkan tarif menyeluruh sebesar 25 persen pada semua impor baja dan aluminium.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya