Berita

Presiden Prabowo Subianto/Ist

Politik

Pemblokiran Anggaran IKN Langkah Revolusioner Prabowo Demi Rakyat

SENIN, 10 FEBRUARI 2025 | 01:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Rezim Joko Widodo (Jokowi) terbukti telah ugal-ugalan dengan kebijakan anggaran yang menyebabkan utang RI makin membengkak. Hal itu terlihat dengan adanya proyek ambisius Ibukota Nusantara (IKN) yang kini tidak jelas juntrungannya. 

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menilai dengan diblokirnya anggaran IKN oleh Presiden Prabowo Subianto merupakan suati langkah yang tepat. 

“Soalnya IKN ini bukan produk Prabowo dan bukan menjadi kampanye utama Prabowo pada saat pilpres tahun lalu. Yang seharusnya bertanggung jawab atas mangkraknya pembangunan IKN adalah Jokowi. Entah dia mau pinjam dimana duitnya, dia yang harus lakukan lantaran pembangunan ini ide kegilaannya,” ucap Jerry kepada wartawan, Minggu, 9 Februari 2025.


Lanjut dia, pemblokiran anggaran IKN merupakan langkah revolusioner Prabowo demi kecintaannya kepada rakyat.

“Saya bisa sebut Prabowo pemimpin yang cinta dan pro rakyat berbeda dengan Jokowi yang jelas-jelas pro oligarki. Dia (Jokowi) hanya memperkaya para kelompok borjuis atau konglomerat serta sanak familinya,” jelas Jerry.

“Saya kira Prabowo sangat paham soal anggaran negara. Dia (Prabowo) bukan tipikal pemimpin yang buang-buang anggaran, tapi tipikal menyelamatkan keuangan negara,” pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya