Berita

Seminar bertemakan "Peran Indonesia dalam Mendukung Kemerdekaan Negara Palestina" di Hotel Aston, Jakarta Selatan/Ist

Politik

RI Tak Boleh Berhenti Dukung Kemerdekaan Palestina

MINGGU, 09 FEBRUARI 2025 | 18:53 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Palestina merupakan satu-satunya negara dalam Konferensi Asia Afrika yang belum merdeka. Ini adalah fakta yang seharusnya semakin memacu Indonesia untuk terus mendukung perjuangan mereka.

Hal ini disampaikan Sekjen PKS, Habib Aboe Bakar Alhabsyi saat membuka seminar bertemakan "Peran Indonesia dalam Mendukung Kemerdekaan Negara Palestina" di Hotel Aston, Jakarta Selatan, Minggu 9 Februari 2024.

"Kita tidak boleh berhenti mengingat Palestina. Ini adalah sebuah kewajiban, bukan hanya bagi umat Islam, tetapi bagi seluruh umat manusia yang menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan," kata Aboe Bakar.


Dukungan terhadap Palestina, lanjut dia, harus terus dikembangkan, baik melalui diplomasi, tekanan politik, maupun gerakan ekonomi seperti boikot, divestasi, dan sanksi (BDS) terhadap pihak-pihak yang mendukung pendudukan ilegal di Palestina.

"Kita juga harus memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina yang saat ini sangat membutuhkan dukungan," kata Aboe Bakar.

Sementara itu, Duta Besar RI untuk PBB periode 2004-2007, Prof Makarim Wibisono mengungkapkan, Indonesia harus medukung dan terus mengaungkan keputusan  International Court of Justice (ICJ) dan International Criminal Court (ICC) untuk menekan Israel.

Sebagaimana diketahui, pada sidang 21 November 2024, ICC mengumumkan penangkapan kepada Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant dengan tuduhan sebagai penjahat perang

"Ini adalah pertama kalinya pemimpin Israel, yang sebelumnya didukung oleh negara-negara Barat, akan ditangkap atas tuduhan kejahatan perang," kata Makarim.

Sedangkan pada 30 Januari 2025 lalu ICC mengeluarkan keputusan yang menyatakan pendudukan Israel atas Palestina dinyatakan sebagai tindakan unlawful.

Selain itu, Israel diminta mengakhiri pendudukannya secepat mungkin dan berkewajiban memperbaiki kehancuran yang terjadi di Palestina.

keputusan lainnya, Israel juga diminta harus menghentikan pembangunan pemukiman baru dan negara-negara lain tidak boleh mengakui atau membantu Israel dalam pendudukannya atas wilayah Palestina.

Negara-negara Eropa seperti Swedia, Irlandia, Spanyol, dan Prancis mulai menunjukkan dukungan terhadap Palestina. Generasi muda di Amerika Serikat, termasuk para mahasiswa, semakin banyak yang mendukung perjuangan Palestina.

"Kita harus memanfaatkan keputusan ICJ dan ICC terkait penangkapan Netanyahu dan Gallant serta legalitas pendudukan Israel tersebut untuk menekan Isreal dan negara pendukungnya," kata Makarim.





Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya