Berita

Ilustrasi pers/Ist

Nusantara

HPN 2025

Pers dan Netizen Harus Kolaborasi Kawal Isu Publik

MINGGU, 09 FEBRUARI 2025 | 09:21 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2025 menjadi momentum penting untuk mengukuhkan fungsi pers sebagai pilar penting demokrasi.

Di tengah masifnya penggunaan internet di Indonesia, pers berhasil kolaborasi dengan  netizen (internet citizen) dalam mengawal isu publik.

Anggota DPR RI Muhammad Khozin atau akrab dipanggil Gus Khozin mengatakan, pers di era digital saat ini berhasil berkolaborasi dengan  Warganet dalam mengawal isu publik. 


“Pers dan netizen saling bahu membahu mengawal isu publik. Situasi ini menyehatkan demokrasi kita,” kata Gus Khozin di Jakarta, Minggu 9 Februari 2025.

Gus Khozin menyinggung, fenomena viral sebuah peristiwa yang kerap muncul di ruang publik menjadi pemantik bagi pers untuk menindaklanjuti dengan menerapkan prinsip-prinsip jurnalistik. 

“Pers menjalankan prinsip jurnalistik dengan melakukan verifikasi, validasi, dan memastikan informasi yang beredar sahih dengan menerapkan cover both side,” kata Gus Khozin.

Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini meyakini, di tengah berlimpahnya informasi yang beredar di media sosial di platform digital, pers tetap penting untuk memastikan setiap informasi yang beredar di tengah publik dapat dipertanggungjawabkan. 

“Fungsi pers tak tergantikan dalam menghadirkan informasi yang sahih di tengah publik,” tegas anggota Komisi II DPR RI ini.

Gus Khozin juga menilai pers Indonesia telah berhasil beradaptasi dengan perkembangan digital yang masif di Indonesia. Adaptasi pers dengan platform digital menjadikan pers tetap eksis di tengah berlimpahnya informasi di ruang digital. 

"Semoga pers di Indonesia makin maju dan adaptif dengan perkembangan digital yang makin masif ini,” harap Gus Khozin.



Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya