Berita

Menteri ESD, Bahlil Lahadalia, dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati/Net

Politik

Bahlil dan Sri Mulyani Bikin Pusing Prabowo

MINGGU, 09 FEBRUARI 2025 | 02:35 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Presiden Prabowo Subianto tampaknya telah dibuat pusing oleh ulah dua menterinya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dalam masa 100 hari pertama pemerintahannya.

Bahlil bikin pusing Prabowo karena telah membuat kelangkaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) ukuran 3 kilogram yang menyengsarakan rakyat. Sementara Sri Mulyani soal penetapan Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Isa Rachmatarwata, sebagai tersangka dalam kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

Kira-kira begitu pandangan pengamat politik Rocky Gerung dalam podcast bersama Jurnalis Senior Hersubeno Arief yang dikutip redaksi, Sabtu, 8 Februari 2025.


"Pak Prabowo sebagai presiden dibikin pusing kepala oleh Bahlil, sekarang pasti dibikin pusing kepala oleh Kemenkeu yang dijunjung tinggi sebagai lembaga dengan intensif tertinggi, dengan standar moral tertinggi ternyata Dirjen Anggaran ditangkap Kejaksaan. Lalu moral apa yang menyebabkan sang dirjen ditangkap?" tanya Rocky.

Itu sebabnya, Rocky meminta Sri Mulyani muncul ke publik dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.

"Harusnya Sri Mulyani datang ke depan publik dan terangkan apa yang terjadi, sebetulnya kondisi moral apa yang ada di Kemenkeu sehingga pejabat tingginya ditangkap oleh Jaksa," tegas Rocky.

Usai menjadi tersangka korupsi dengan kerugian negara mencapai Rp16 triliun, Isa ditahan dan dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 jo. Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, serta Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya