Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Samsung Kembali Jadi Raja Chip Dunia, Geser Intel dengan Pendapatan Rp1.082 Triliun

SABTU, 08 FEBRUARI 2025 | 14:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Raksasa teknologi Korea Selatan Samsung kembali dinobatkan sebagai produsen semikonduktor terbesar di dunia pada 2024 setelah posisi tersebut sempat dicuri Intel pada 2023.

Dikutip dari GSM Arena, Sabtu 7 Februari 2025, Samsung mengamankan pangsa pasar terbesar sebesar 10,5 persen pada 2024 dengan total pendapatan sebesar 66,5 miliar Dolar AS (sekitar Rp1.082 triliun).

Perusahaan itu meningkatkan pengirimannya sebesar 62,5 persen (yoy) karena kenaikan harga chip memori.


Samsung telah menjadi pemasok utama berbagai chip mulai dari DRAM, HBM, dan NAND hingga chip CPU dan GPU. Namun, perusahaan tersebut kehilangan kontrak dengan beberapa klien terkenal seperti Nvidia karena masalah panas berlebih pada chip memori HBM Samsung, yang sangat diminati dalam pembuatan GPU AI.

Masalah tersebut kabarnya telah teratasi dan Samsung telah menerima sertifikasi Nvidia yang pada gilirannya akan mendongkrak penjualan Samsung lebih jauh lagi tahun ini.

Meski begitu, Samsung masih mengalami kendala dalam menyempurnakan proses 3nm-nya, dan sedikit tertinggal dibandingkan produsen chip lain seperti TSMC, sehingga memfokuskan upayanya untuk menghadirkan chip 2nm ke pasar paling cepat tahun depan. 

Chip 2nm adalah generasi baru chip yang memiliki kepadatan transistor lebih tinggi, kecepatan lebih tinggi, dan konsumsi daya yang lebih rendah.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya