Berita

Suasana Rakernas Golkar. /RMOL

Politik

Singgung Soal LPG di Rakernas Golkar, Bahlil Tegur Ketua Komisi XII DPR

SABTU, 08 FEBRUARI 2025 | 11:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ada momen menarik saat Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia memberikan sambutan dalam pembukaan Rakernas Partai Golkar 2025 di Kantor DPP, Slipi, Jakarta Barat, pada Sabtu 8 Februari 2025.

Di tengah-tengah sambutannya, Bahlil yang juga Menteri ESDM itu sempat menyinggung soal kebijakan pelarangan gas LPG 3 kg dijual pengecer. Kebijakan itu pun menuai kritik karena dinilai menyengsarakan rakyat.

“Nah, Bapak-Ibu semua. Inilah yang sekarang kita lagi luruskan. Dari agen ke pangkalan itu pakai aplikasi, pakai sistem. Itu masih bisa kita tracking. Ini kan yang mendapat penugasan ini adalah Pertamina, Patraniaga. Tetapi dari pangkalan ke pengecer yang sekarang kita ubah menjadi sub pangkalan, ini nggak bisa kita ikuti,” ujar Bahlil.


Politikus asal Papua itu lantas mengingatkan kewaspadaan akan adanya Abuleke dalam distribusi LPG yang membuatnya dikritik habis-habisan oleh masyarakat.

“Ah, abuleke-nya itu terjadi di sini. Ini abuleke-nya ini terjadi di sini, Bapak-Ibu semua. Makanya saya menertibkan abuleke-abuleke ini. Semua harus tertib dengan memakai aplikasi. Tujuannya apa? Agar memastikan apa yang menjadi hak-hak rakyat di tingkat bawah itu kita lakukan,” tegasnya.

Abuleke sendiri adalah bahasa Ambon yang berarti 'tukang tipu'.

Meski begitu, Bahlil tetap meminta maaf kepada rakyat sebelum mengupayakan sub-sub pangkalan gas LPG kg.

“Kemarin ada sedikit yang kurang pas menurut saya dan saya sudah minta maaf kepada rakyat adalah sub sub pangkalan ini, pengecer ini tiba-tiba kita stop. Ini yang kemudian sekarang kita ubah bertahap kita lakukan penataan agar tetap mereka bisa berjalan dan sekarang mereka sudah bisa berjalan,” tuturnya.

Selanjutnya, Bahlil pun menegur Ketua Komisi XII DPR RI dari Fraksi Golkar, Bambang Patty Jaya yang hadir dalam Rakernas Partai Golkar 2025.

“Wakil Ketua Komisi XII ada? Eh, Ketua Komisi 12 ada? Bapak sebagai Ketua Komisi XII yang utamanya Partai Golkar ngomong juga seperti ini,” kata Bahlil.

Dia lantas menyinggung kepemimpinan Partai Golkar yang sedang diuji buntut kebijakan gas LPG kg yang menuai kritik publik tersebut. Ia berharap para kader tidak mencari selamat sendiri-sendiri ketika “perahu besar” yang bernama Partai Golkar tengah menghadapi gelombang.

“Hati-hati, ini ibarat sebuah kapal. Jangan teman-teman pikir kapal ini memasuk karam. Justru di sinilah nakhoda kapal melihat ABK dan penumpang kapal siapa yang bersama-sama saya. Saya ingin mau tahu aja,” tegasnya.

“Justru di momentum seperti ini, ini juga dalam strata itu ada instrumen menguji mana ABK dan anak buah kapal yang taat pada tujuan kapal dan mana yang memang melihat kapal miring meloncat. Atau mendorong-dorong kapal agar segera terbalik. Bila perlu nakhoda selesaikan duluan gitu,” sambungnya.

Namun demikian, Bahlil menegaskan bahwa hal itu merupakan dinamika yang baginya adalah sebuah hal biasa. Sehingga, ia menganggap hal itu bukan suatu masalah yang besar.

“Cuma nahkoda yang satu ini kan sudah sering bermain di ombak-ombak itu. Jadi insya Allah, no problem. Nggak ada masalah, saya pikir,” ujarnya disambut tawa hadirin.

“Tapi itulah dinamika kita untuk Partai Golkar. Tapi saya yakinkan terhadap hal itu semua bahwa dinamika ini semakin mensolidkan kita, semakin perkokoh kita untuk mendukung pemerintahan Pak Prabowo dan Mas Gibran,” demikian Bahlil.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ini Pemicu Perubahan Sikap Jokowi ke Prabowo

Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:15

Prancis Membara, Demonstran Bakar Gedung Pemerintah hingga Jarah Toko

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:57

OMC di Sumsel Turunkan Polusi Asap dari Kategori Berbahaya

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:40

Kopdes Buka Peluang Kerja dan Usaha bagi Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:32

Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21

Dua Tahun Rezim Prabowo-Gibran: Double-Track Menuju Swasembada Energi

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:55

Ketum BPP HIPMI Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimistis di Tengah Gejolak Pasar

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:23

Seorang Peserta ITB Ultra Marathon 2026 Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:47

Desa dalam Otonomi Terpasung

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:21

Operasi Badai Kasuari Sukses Rampas Kembali Persenjataan OPM

Minggu, 18 Oktober 2026 | 04:59

Selengkapnya