Berita

Aksi AP Sumut-Malut di KPK/Ist

Nusantara

Aliansi Pemuda Sumut-Malut Terus Tuntut KPK Tuntaskan Kasus Blok Medan yang Seret Bobby dan Istri

JUMAT, 07 FEBRUARI 2025 | 21:27 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Aksi Demonstrasi Aliansi Pemuda SUMUT-MALUT berlangsung kembali yang ke empat kalinya di gedung KPK RI yang diikuti puluhan massa aksi.

Aksi kali masih konsisten menyuarakan masalah Blok Medan yang belum sampai saat ini KPK belum berani tangani. Dalam aksi ini aliansi Pemuda SUMUT-MALUT menyampaikan kekecewaannya terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi atas kemandulan instusi ini.

Fuji  Pangandro yang merupakan pemuda Maluku Utara menyampaikan bahwa KPK tidak adil dalam penyelesai kasus suap IUP di Maluku Utara yang menyeret mantan Gubernur Maluku Utara K.H. Abdul Gani Kasuba. 


“Kami mau KPK benar-benar usut ini sampai akar-akarnya dengan menangkap dan mengadili Gubernur terpilih Sumatera Utara Bobby Nasution, Istri Kaiyang Ayu, dan Samuel Nababan yang beberapa kali namanya disebut dalam fakta persidangan." katanya.

Senada juga disampaikan oleh Wulan Rygyar Nainggolan koordinator Pemuda Sumatera Utara yang juga Ketua Bidang Litbang PP GMKI menyampaikan bahwa dua hari yang lalu, MK menolak gugatan pilkada Sumatera Utara dan mengesahkan Bobby Nasution pemenang Gubenur Sumatera Utara dalam pilkada kemarin, tentu atas dasar inilah KPK harus segera memanggil Bobby Nasution agar masalah kasus IUP di Maluku Utara yang menyeret nama Gubernur Sumut terpilih Bobby Nasution benar-benar selesai. 

“Jangan sampai Sumatera Utara dipimpin oleh Koruptor, orang yang kebal hukum. Kami  masyarakat hanya menginginkan pemimpin yang benar-benar bersih, yang melayani rakyat dengan baik, bukan yang sebaliknya." pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya