Berita

Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah/Ist

Politik

Dana Kelolaan BPKH 2024 Lampaui Target, Tembus Rp171,65 Triliun

JUMAT, 07 FEBRUARI 2025 | 18:59 WIB | LAPORAN: YUDHISTIRA WICAKSONO

Pengelolaan dana haji menunjukkan kinerja positif sepanjang 2024. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mencatat dana kelolaan mencapai Rp171,65 triliun, melampaui target Rp169,95 triliun. 

Tren positif ini juga terlihat dari peningkatan pendaftar haji baru, yang naik dari target 385 ribu menjadi 398.744 jamaah. 

"Dana kelolaan BPKH telah mencapai 101 persen dari target yang ditetapkan," kata Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VIII DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, 6 Februari 2025. 


Selain dana kelolaan, nilai manfaat yang dihasilkan juga meningkat. Awalnya ditargetkan Rp11,52 triliun, namun realisasinya mencapai Rp11,56 triliun. 

Keberhasilan ini, menurut Fadlul, merupakan hasil dari strategi investasi yang prudent dan berbasis syariah. 

"Harapannya, ke depan BPKH akan terus melakukan evaluasi terhadap portofolio investasi agar tetap sesuai dengan prinsip kehati-hatian dan syariah," kata Fadlul. 

BPKH juga telah menetapkan target 2025 dengan proyeksi dana kelolaan sebesar Rp188,86 triliun. 

Sementara itu, nilai manfaat ditargetkan mencapai Rp12,89 triliun, dengan distribusi manfaat ke jamaah haji tunggu sebesar Rp4,4 triliun. 

Namun, angka ini masih bisa berubah setelah penetapan resmi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH).

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya