Berita

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati/Net

Politik

Potong Anggaran Kementerian/Lembaga, Menkeu Takut Krisis?

JUMAT, 07 FEBRUARI 2025 | 15:55 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemotongan anggaran kementerian/lembaga (K/L) oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, mengindikasikan ada yang tidak beres dengan tata kelola fiskal dalam negeri. 

Analisis itu disampaikan pakar Ilmu Pemerintahan, Efriza, saat dihubungi RMOL, Jumat, 7 Februari 2025.

Menurut Efriza, sikap Sri Mulyani cenderung tidak jujur, karena bungkam saat ditanya wartawan perihal pemotongan anggaran K/L yang mencapai 50 persen. Hal ini menunjukkan adanya persoalan serius dalam pengelolaan keuangan negara yang menjadi tanggung jawab Menkeu. 


"Langkah memangkas anggaran disinyalir bukan sekadar penghematan, namun memungkinkan Indonesia sedang krisis ekonomi," ujar Efriza. 

Bagi pengamat dari Citra Institute tersebut, pemotongan anggaran tidak salah dilakukan dengan alasan efisiensi. Namun, Sri Mulyani sebagai Bendahara Negara seharusnya mengungkap secara terang benderang kondisi keuangan negara sekarang ini. 

"Hanya saja (Menkeu) enggan mengungkapkan dengan lugas dan tegas kondisi negara saat ini, sehingga memungkinkan bahasa efisiensi anggaran lebih dikedepankan agar masyarakat tidak khawatir," demikian Efriza. 

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya