Berita

Presiden RI Prabowo Subianto saat memimpin rapat kabinet/Ist

Bisnis

Menteri Harus Ikut Gaspol Sesuai Ritme Prabowo

JUMAT, 07 FEBRUARI 2025 | 11:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) Mardani Ali Sera menanggapi isu kemungkinan Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet.

Dia menilai, sejauh ini Prabowo bekerja dengan taktis. Tak heran jika publik menyatakan kepuasan di 100 hari pemerintahan presiden ke-8 RI itu.

“Pak Prabowo lagi gaspol, jadi serba cepat dan efisien. Hasilnya kepuasan publik 80 persen. Wajar kalau berharap menterinya juga ikut gaspol,” kata Mardani seperti dikutip RMOL dari akun X miliknya, Jumat 7 Februari 2025.


Namun terkait isu reshuffle kabinet, Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI itu tak mau berspekulasi. Sebab semua keputusan berada di tangan Presiden.

“Itu hak prerogatif Presiden,” sambungnya.

Mardani juga menilai bahwa saat ini masih merupakan tahap awal pemerintahan, sehingga wajar jika para menteri masih menyesuaikan diri dengan gaya kepemimpinan Prabowo. 

Ia menyarankan agar para menteri yang kinerjanya kurang optimal diberikan peringatan terlebih dahulu sebelum ada keputusan lebih lanjut.

“Tapi karena masih awal, boleh jadi wajar para menteri masih berusaha menyetel dengan gaya Pak Prabowo. Kasih peringatan saja,” tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya