Berita

Politikus PDIP Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok/Ist

Nusantara

Ahok: Pejabat Kaya Raya dari Hibah Harusnya Bayar Pajak

JUMAT, 07 FEBRUARI 2025 | 06:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Hibah ditengarai menjadi modus bagi pejabat untuk tidak membayar pajak.

Demikian dikatakan politikus PDIP Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam video singkat yang dikutip dari akun Youtube Indonesia Jiwa Ragaku, Jumat 7 Februari 2025.

Padahal, kata Ahok, hibah seharusnya kena pajak penghasilan. Namun sayangnya petugas Direktorat Jenderal Pajak tidak pernah menagihnya, terutama dri kelompok pejabat dan mantan pejabat.


Menurut Ahok, banyaknya pejabat yang kaya raya karena hibah bisa dipantau melalui Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN).

"Banyak penjabat dan mantan pejabat yang kaya raya tidak dikejar pajaknya," kata Ahok.

Namun petugas Direktorat Jenderal Pajak justru sibuk menmburu pajak dari kelas menengah.

"Kenapa kelas menengah yang kerja setengah mati yang cuma dikejar pajaknya 35 persen?" tanya Ahok.

"Kalau mau kejar tuh pejabat yang hartanya melimpah," sambungnya. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menetapkan pajak 35 persen bagi wajib pajak orang pribadi dengan penghasilan di atas Rp5 miliar per tahun. 

Aturan tersebut tercantum dalam Undang-undang Nomor 7/2021 tentang Harmonisasi Perpajakan (HPP) dan sudah berlaku sejak 2022.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya