Berita

Kolase foto peneliti utama The Republic Institute, Sufiyanto dan Presiden Prabowo Subianto/RMOL

Politik

Survei The Republic Institute

Kepuasan Rakyat Masih Tinggi ke Prabowo

KAMIS, 06 FEBRUARI 2025 | 17:00 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Konsistensi dalam menjalankan janji kampanyenya di pemilihan presiden (Pilpres) 2024 lalu, menjadi satu aspek yang membuat tinggi citra positif Presiden Prabowo Subianto 

Hal tersebut disampaikan peneliti utama The Republic Institute, Sufyanto dalam rilis hasil survei lembaganya secara daring pada Kamis, 6 Februari 2025.

Dia menjelaskan, berdasarkan hasil surveinya pada medio 18 hingga 25 Januari 2025, dari 1.400 responden survei yang dilakukan wawancara tatap muka di seluruh provinsi Indonesia, mayoritas menilai positif kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.


"Ada 82,2 persen menyatakan sangat puas dan puas. Berikutnya, ada tidak puas dan kurang puas 17 persen," ujar Sufyanto.

Menurutnya, angka 82,2 persen untuk citra positif pemerintahan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran termasuk yang terbilang tinggi.

"Jadi artinya sangat diterima masyarakat," sambungnya menjelaskan.

Sufyanto memaparkan, responden yang puas memiliki sejumlah alasan memberikan penilaian positif kepada pemerintahan Prabowo-Gibran, terutama adalah karena merasakan dari janji kampanye yang diwujudkan.  

"Yang puas itu ternyata dari 82,2 persen itu kami tanyakan, kenapa puas menjawab? Sebagai contoh, 23,2 persen menyatakan Presiden konsisten dengan janji dan program yang dibawa saat kampanye," urainya.

Selain itu, Sufyanto juga mengungkapkan alasan lainnya yang membuat masyarakat puas kepada pemerintahan Prabowo-Gibran. Yakni, terkait dengan karakteristik kepemimpinan.

"Jadi memang Presiden Prabowo yang menampilkan karakter tegas dan berani mendapat respon positif dari masyarakat," sambungnya menjelaskan.

Sementara bagi yang tidak puas, The Republic Institute mendapati beberapa alasan yang juga karena dirasakan langsung oleh masyarakat, dan bahkan termasuk yang paling besar. 

"Ada 17 persen yang kurang puas kenapa? Kita mendapat data ada 25,7 persen berdampak karena harga sembako masih tinggi, bantuan pemerintah tidak adil dan merata sebanyak 22,1 persen," paparnya.

"Ini mungkin memang yang tergambar di masyarakat para petugas atau penyampai bantuan di desa kurang cermat. Misalnya basis keluarga yang mendapat tidak objektif dinilai," demikian Sufyanto menambahkan. 

Dalam survei ini, The Republic menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error sebesar 2,6 persen dan tingkat kepercayaan 97,4 persen. 

Adanya fenomena kebijakan larangan LPG 3 Kg dijual di pengecer yang dirancang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia ternyata tidak mempengaruhi kepuasan publik ke Prabowo.

Sebaliknya justru rakyat mengapresiasi Prabowo yang membatalkan kebijakan Bahlil tersebut.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya