Berita

600 ton biji kopi dari lampung tiba di Mesir/Ist

Dunia

Disaksikan KBRI Kairo, 600 Ton Biji Kopi Robusta Lampung Merambah Mesir

KAMIS, 06 FEBRUARI 2025 | 16:55 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ekspor biji kopi robusta produksi PT Golden Coffee Bean Bandar Lampung telah tiba di Distrik Abbasea, Kota Kairo, Mesir.

Sebanyak 600 ton biji kopi itu tiba di gudang perusahaan ekspor-impor produk biji kopi Haggag Import Company dan disaksikan langsung oleh Atase Perdagangan KBRI Kairo, M Syahran Bhakti, Minggu, 2 Februari 2025 waktu setempat.

Diungkap Syahran, nilai ekspor biji kopi Indonesia ke Mesir periode Januari-Oktober 2024 telah mencapai 100 juta Dolar AS, naik 19,95 persen dibanding periode yang sama tahun 2023 sebesar 83,420 Dolar AS. Nilai ekspor kopi ini mencapai 123,171 ton baik biji kopi robusta maupun arabika.


Pangsa pasar kopi Indonesia di Mesir kini mencapai 41,45 persen, menjadikannya sebagai negara dengan pangsa pasar terbesar pertama, diikuti Vietnam sebesar 20,10 persen, Brasil 9,77 persen, India 9,42 persen dan Italia 3,53 persen.

"Ini menunjukkan tingginya minat warga Mesir dan kawasan sekitar terhadap kopi Indonesia," kata Syahran dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 6 Februari 2025.

Sementara itu, Direksi Haggag Import Company Hassan Sayed Haggag menyebut, 600 ton biji kopi robusta tersebut merupakan hasil transaksi dagang di Trade Expo Indonesia (TEI) 2024 Oktober lalu.

Dari 600 ton tersebut, 350 ton akan dikelola secara mandiri oleh perusahaan untuk dijadikan kopi bubuk dengan beragam cita rasa. Sementara 250 ton sisanya dipersiapkan untuk dijual di pasar lokal masih dalam bentuk green bean.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya