Berita

Komisioner KPU Banyuwangi, Anang Lukman Afandi/istimewa

Politik

Sengketa Pilkada Ditolak MK, KPU Banyuwangi Segera Gelar Rapat Pleno Tetapkan Paslon Terpilih

KAMIS, 06 FEBRUARI 2025 | 13:54 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Mahkamah Konstitusi (MK) telah menolak gugatan perselisihan hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi tahun 2024. Oleh karena itu, KPU Banyuwangi dalam waktu dekat akan menetapkan Paslon terpilih pada Pilkada 2024.

Adapun sidang pengucapan putusan yang dipimpin Hakim Ketua Mahkamah Konstitusi Suhartoyo berlangsung di Ruang Sidang Pleno, Gedung I MK, Jakarta, pada Selasa 4 Februari 2025.

Putusan ini memastikan gugatan pasangan calon nomor urut 2, Moh Ali Makki - Ali Ruchi, tidak dapat dilanjutkan karena permohonan mereka tidak diterima berdasarkan rapat permusyawaratan 9 Hakim MK.


Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Banyuwangi, Anang Lukman Afandi menyatakan, pascaputusan dismissal ini maka penetapan pasangan calon terpilih dapat segera dilakukan.

Lukman menyebut, KPU Banyuwangi telah menerima salinan putusan MK Nomor : 6/Sal.Put/PHPU.BUP/PAN.MK/02/2025 Tanggal 4 Februari 2025 perihal Salinan Putusan Perkara Nomor: 119/PHPU.BUP/XXIII/2025 pada Rabu 5 Februari 2025, dan selanjutnya segera mempersiapkan Rapat Pleno Terbuka untuk penetapan Pasangan Calon terpilih.

Mantan Komisioner Bawaslu Banyuwangi periode 2018-2023 ini menjelaskan, setelah menerima salinan putusan MK, KPU Banyuwangi akan menggelar rapat pleno terbuka penetapan bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pemilihan kepala daerah serentak tahun 2024. Rapat Pleno dijadwalkan pada Jumat 7 Februari 2025 pukul 14.00 WIB.

"Sesuai surat dinas dan arahan dari KPU RI, kami akan menetapkan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi terpilih besok Jumat di Hotel Ketapang Indah. Beberapa pihak akan diundang yaitu Forkopimda, Pasangan Calon, Pimpinan Partai Politik Pengusul, dan sejumlah rekan media," ujar Anang, dikutip RMOLJatim, Kamis, 6 Februari 2025.

Anang juga mengajak seluruh masyarakat Banyuwangi untuk menerima hasil Pilkada dengan ikhlas, lapang dada. Serta kembali bersatu rukun demi menjaga kondusivitas wilayah.

"Pilkada telah selesai. Kami berharap masyarakat bersama-sama kembali dengan aktivitas masing-masing tanpa mempermasalahkan perbedaan pilihan yang mungkin timbul saat Pilkada kemarin" pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya