Berita

Kepala Departemen Lintas Agama DPP Alumni Penabur Indonesia, Vanessa Shania atau Sasha/Dok Pribadi

Politik

Harlah ke-102, NU Hadir Membangun Umat dan Bangsa

KAMIS, 06 FEBRUARI 2025 | 11:12 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pada usia yang sudah memasuki abad kedua ini, Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia bahkan di dunia banyak mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan. Khususnya terkait perannya baik dalam menjaga umat, bangsa, dan negara maupun dalam diplomasi global untuk menjaga perdamaian dunia.
Apresiasi juga diberikan seorang gadis keturunan Tionghoa beragama Katolik yang selama ini dekat dan bergaul dengan warga Nahdliyin, khususnya di lingkungan PWNU Jawa Barat, Vanessa Shania. 

Perempuan yang biasa dipanggil Shasha ini memang akrab dengan kalangan aktivis NU sejak duduk di bangku SMA hingga kini lulus pendidikan S-2 di Universitas Indonesia.

"Saya mengucapkan Harlah ke-102 Nahdlatul Ulama. Semoga peran NU semakin nyata di tengah masyarakat. Sebagaimana tema yang diusung pada peringatan Harlah saat ini yaitu 'Bekerja Bersama Umat Untuk Indonesia Maslahat'," tutur alumnus Magister Kenotariatan UI ini, dalam keterangannya, Kamis, 6 Februari 2025.

"Saya mengucapkan Harlah ke-102 Nahdlatul Ulama. Semoga peran NU semakin nyata di tengah masyarakat. Sebagaimana tema yang diusung pada peringatan Harlah saat ini yaitu 'Bekerja Bersama Umat Untuk Indonesia Maslahat'," tutur alumnus Magister Kenotariatan UI ini, dalam keterangannya, Kamis, 6 Februari 2025.

Shasha yang juga Kepala Departemen Lintas Agama DPP Alumni Penabur Indonesia (Alpenindo) ini mengharapkan Nahdlatul Ulama senantiasa menjadi perekat dan dinamisator bagi persatuan dan kesatuan bangsa.

"Nahdlatul Ulama saya yakin akan terus berperan dalam membina kerukunan di negeri yang Bhinneka Tunggal Ika ini. Dan mudah-mudahan perannya dalam Merawat Jagat dan Membangun Peradaban akan semakin eksis ke depannya," pungkas perempuan yang bercita-cita menjadi notaris kondang di Indonesia ini.

Puncak peringatan Hari Lahir ke-102 Nahdlatul Ulama digelar PBNU pada Rabu 5 Februari 2025 di Istora Senayan Jakarta. Acara ini dihadiri Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta pejabat tinggi negara lainnya.

Peringatan Harlah ke-102 Nahdlatul Ulama ini mengusung tema "Bekerja Bersama Umat Untuk Indonesia Maslahat".

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya