Berita

Truk galon Aqua tabrakan di Pintu Tol Ciawi/Ist

Politik

Kemenhub Siap-siap ‘Dirujak’ DPR Imbas Laka Maut Truk Galon Aqua

RABU, 05 FEBRUARI 2025 | 14:13 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi V DPR berencana memanggil Kementerian Perhubungan (Kemenhub) imbas kecelakaan maut truk galon Aqua di Pintu Tol Ciawi, Selasa malam, 4 Februari 2025.

Ketua Komisi V DPR Lasarus menuturkan bahwa Kemenhub akan ditanyakan secara langsung terkait permasalahan kecelakaan tol yang menewaskan 8 orang tersebut.

"Kita akan panggil, besok kita raker dengan kementerian,” kata Lasarus kepada wartawan, Rabu, 5 Februari 2025.


Menurutnya, permasalahan kecelakaan laut ini ada tiga hal yang menjadi perhatian Komisi V DPR. Pertama, soal pengecekan mesin truk dan kendaraan muatan besar yang masuk ke dalam tol.

“Soal rem check dari Kementerian Perhubungan terhadap kelaikan kendaraan di jalan. Ini akibat tidak berfungsinya jembatan Timbang ini pasti salah satunya,” jelasnya.

Yang kedua, lanjut Lasarus, soal truk besar yang melanggar aturan seperti over dimension over load (ODOL).

"Kita juga tidak tahu kendaraan ini over dimension over load nggak, ini belum ada keterangan, kalau dia ODOL kenapa boleh jalan,” bebernya.

Terakhir, soal pengecekan rem kendaraan yang kurang menjadi perhatian perusahaan yang selalu membawa muatan besar di jalan.

"Bisa jadi juga ya remnya itu blong faktor muatannya melebihi kapasitas, bisa jadi. Makanya kita tunggu hasil investigasi dari kepolisian secepatnya, kemudian untuk dilakukan perbaikan,” tutupnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya