Berita

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim/RMOL

Dunia

Ketua MUI: Waspada Konspirasi Jahat Trump-Netanyahu Kuasai Gaza

RABU, 05 FEBRUARI 2025 | 14:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menguasai Gaza dan merelokasi warga Palestina ke negara tetangga Mesir dan Yordania, dikecam keras oleh banyak pihak.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, mengingatkan masyarakat dan dunia internasional untuk waspada terhadap rencana jahat AS dan Israel tersebut.  

Menurut Sudarnoto, rencana ini adalah strategi yang harus ditolak oleh semua pihak. Ia menilai kepemimpinan Amerika dan Israel tidak memiliki niat tulus dalam menghormati gencatan senjata yang telah disepakati. 


Justru, langkah-langkah yang mereka lakukan bertujuan untuk memastikan bahwa Gaza dan Palestina tetap berada di bawah kendali mereka. 

"Ide relokasi Trump beberapa hari yang lalu telah diperkuat dengan pertemuan Trump-Netanyahu beberapa jam yang lalu. Ini adalah konspirasi jahat yang harus kita waspadai," tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga proses gencatan senjata agar tetap menjadi jalan menuju kemerdekaan Palestina, bukan justru menjadi celah bagi Amerika dan Israel untuk merealisasikan ambisi mereka.
  
Untuk menghadapi ancaman ini, Sudarnoto menyerukan agar negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) segera mengambil langkah konstruktif dalam menangkal upaya Amerika-Israel untuk mengambil alih Gaza. 

Ia menegaskan bahwa dunia Islam memiliki kesempatan untuk membangun kembali Gaza dengan cara yang benar, tanpa campur tangan pihak yang memiliki kepentingan tersembunyi.

"Jangan berharap terhadap bantuan Amerika untuk rekonstruksi Gaza-Palestina karena di balik itu ada motif busuk," ujar Sudarnoto.

Selain itu, ia juga mendorong pemerintah Indonesia untuk terus aktif dalam diplomasi internasional guna mengawal proses gencatan senjata dan menolak rencana relokasi warga Gaza. 

Saat ini, lebih dari dua per tiga negara anggota PBB telah memberikan dukungan kepada Palestina. Oleh karena itu, pertemuan bilateral dan multilateral harus terus diperkuat untuk memastikan kemerdekaan Palestina tetap menjadi tujuan utama.
  
Sudarnoto juga mengajak masyarakat, khususnya umat Islam, untuk semakin memperkuat solidaritas dalam membela Palestina. Ia meminta lembaga filantropi dan komunitas pro-Palestina untuk terus menggalang dukungan dan bantuan kemanusiaan.

"Jangan biarkan Amerika Serikat mengambil alih dan mengontrol Gaza-Palestina. Persatuan di antara kita sangat penting, dan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat harus semakin diperkuat," pungkasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya