Berita

Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tiba untuk mengadakan konferensi pers di Ruang Timur Gedung Putih di Washington, DC, pada Selasa, 4 Februari 2025/Net

Dunia

Trump Bocorkan Rencana AS Kuasai Gaza ke Netanyahu

RABU, 05 FEBRUARI 2025 | 09:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali membuat pernyataan sensasional saat menggelar konferensi pers usai pertemuannya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Washington pada Selasa, 4 Februari 2025. 

Pasalnya, Trump menyampaikan niat Amerika Serikat untuk mengambil alih Jalur Gaza sebagai bagian dari upaya rekonstruksi pascaperang.  

"AS akan mengambil alih Jalur Gaza dan kami akan bekerja sama dengannya. Kami akan menguasainya," kata Trump, seperti dimuat AFP


Trump menegaskan bahwa AS akan membersihkan wilayah tersebut dari bom yang belum meledak, meratakan lokasi yang hancur, dan membangun kembali infrastruktur serta ekonomi yang akan memberikan lapangan kerja dan perumahan. 

Namun, ia mengisyaratkan bahwa warga Palestina mungkin tidak akan menjadi bagian dari proses tersebut.  

"Tidak boleh melalui proses pembangunan kembali dan pendudukan oleh orang-orang yang sama yang benar-benar berdiri di sana dan berjuang untuknya serta tinggal di sana dan meninggal di sana," ujarnya.  

Sebagai gantinya, Trump menyarankan agar dua juta penduduk Gaza pindah ke negara-negara Timur Tengah seperti Mesir dan Yordania. 

Namun, kedua negara tersebut dengan tegas menolak gagasan relokasi paksa ini.  

Netanyahu memuji Trump sebagai sahabat terbaik yang pernah dimiliki Israel dan menyebut rencana ini sebagai langkah yang dapat mengubah sejarah. 

Namun, reaksi dari dunia internasional beragam. Utusan Palestina untuk PBB menegaskan bahwa para pemimpin dunia harus menghormati keinginan warga Palestina, sementara masyarakat Gaza mengecam keras gagasan tersebut.  

Seorang warga Rafah, Gaza Selatan, Hatem Azzam menyebut rencana Trump mengambil alih kekuasaan dan mengusir mereka dari tanah air merupakan penghinaan besar. 

"Trump menganggap Gaza adalah tumpukan sampah, sama sekali tidak berarti," ujarnya.

Di sisi lain, gencatan senjata antara Israel dan Hamas masih dalam tahap awal. Israel dan Hamas telah memulai pertukaran sandera dan tahanan, sementara pembicaraan lanjutan terus berlangsung di Qatar.  

Gencatan senjata yang dimulai pada 19 Januari memungkinkan masuknya bantuan kemanusiaan dan kembalinya warga yang mengungsi ke wilayah utara Gaza.

Namun, di saat yang sama, Israel tetap melanjutkan operasi militernya di Tepi Barat, dengan insiden terbaru terjadi di Jenin.  

Sejak dimulainya perang pada 7 Oktober 2023, konflik ini telah menyebabkan lebih dari 47.000 kematian di Gaza, menurut Kementerian Kesehatan wilayah tersebut, sementara serangan Hamas terhadap Israel menewaskan lebih dari 1.200 orang. 

Pernyataan Trump ini diperkirakan akan menambah ketegangan dalam upaya diplomasi Timur Tengah. Dengan AS, Israel, Hamas, dan mediator seperti Qatar yang masih dalam negosiasi, masa depan Gaza dan penduduknya tetap menjadi pertanyaan besar.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Kalah di PN Jakpus, Penggugat PPP Subadri-Toni Dihukum Bayar Biaya Perkara

Senin, 03 Agustus 2026 | 22:10

Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Angkatan Bersenjata Tailan

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:34

Buru Aset TPPU Febrie Adriansyah, Tim 9 Geledah Kantor Don Ritto hingga Rumah Nurman Herin

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:30

Prabowo dan PM Tailan Bidik Nilai Perdagangan Rp359 Triliun dalam Lima Tahun

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:20

Ini Enam Perkara yang Dihentikan KPK

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:10

Petingginya Diperiksa Kejati DKI, Peran AFPI Disorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:52

Indonesia-Tailan Sepakat Kembangkan TRM untuk Perangi Kejahatan Transnasional

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:49

Bawaslu Fokus Tingkatkan SDM Hadapi Tantangan Digital

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Kenang Masa Muda Bersama Raja Tailan Saat Sambut PM Anutin

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:30

Prabowo Dukung PPHN Jadi Pedoman Lintas Pemerintahan

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya