Berita

Rapat kerja Komisi IV dengan Bapanas, Bulog, Pupuk Indonesia dan RNI di Gedung Parlemen, Senayan, Selasa, 4 Februari 2025/RMOL

Politik

Tidak Mau Disalahkan, Bapanas Sebut Kebijakan Impor Daging Ranah Kementan

SELASA, 04 FEBRUARI 2025 | 16:28 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo menuturkan bahwa Indonesia saat ini bebas penyakit mulut dan kuku (PMK) daging sapi. 

Selain itu, ia mengatakan terdapat 180 ribu ton daging yang siap diimpor dari negara lain.

Hal tersebut disampaikan Arief Prasetyo dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR terkait ketersediaan pangan jelang bulan suci Ramadan 2025.


"Izinkan saya menyampaikan demikian yang kedua tadi disampaikan bagaimana negara-negara (asal impor) itu apa bebas PMK? Kita melakukan impor, sebenarnya ini ranahnya Kementan, tapi izin Kementerian Pertanian menjawab bahwa malah hari ini Indonesia yang tidak bebas PMK, Indonesia ini sudah bebas PMK,” kata Kepala Bapanas Arief Prasetyo dalam rapat di Gedung Nusantara, Kompleks DPR, Senayan, Selasa, 4 Februari 2025.

“Sehingga kalau kita mengekspor negara lagi tentunya sama ketika kita mengimpor zaman dulu,” sambungnya.

Ia menambahkan terkait impor atau tidaknya daging sapi, tergantung dari neraca pangan, dan sudah sesuai dengan rencana produksi di Kementerian Pertanian. 

“Maka kita bisa ukur, apakah kita memerlukan impor atau tidak, yang mengenai daging? Pastinya kita sangat tergantung dari luar, tapi angkanya masih 180 ribu,” jelasnya.

Bapanas masih menunggu rapat koordinasi terbatas untuk memutuskan berapa banyak impor daging yang akan masuk ke Indonesia.

“Mungkin ada jenis daging yang lain dan ini tentunya kami menunggu rakortas untuk memutuskan bagaimana pembagiannya,” tutupnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya