Berita

Wakil Ketua Komisi IV DPR Alex Indra Lukman/Net

Politik

Pimpinan Komisi IV: PMK Seperti Isu Musiman dan Berkala, Lucunya Diselesaikan dengan Impor

SELASA, 04 FEBRUARI 2025 | 15:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi IV soroti jalan isntan yang diambil pemerintah melalui Kementerian Pertanian melakukan impor daging untuk kebutuhan dalam negeri.

Telebih, alasan impor adalah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada peternakan dalam negeri. Kondisi itu, dikhawatirkan akan mengganggu pasokan daging menjelang Ramadan.

Bagi Wakil Ketua Komisi IV DPR Alex Indra Lukman, persoalan PMK tidak ubahnya wabah musiman.


"PMK ini seperti isu musiman dan berkala. Ada waktu-waktu tertentu," ujar Alex Indra saat ditemui di ruang kerja Pimpinan Komisi IV DPR, Senayan, Jakarta, Selasa 4 Februari 2025.

Menjadi isu musiman, kata legislator PDIP itu, karena isu PMK selalu muncul menjelang masuknya Ramadhan dan Idulfitri yang identik dengan meningkatnya konsumsi daging di masyarakat.

"Ini kan (PMK) sudah sejak dulu, harusnya kan sudah bisa diatasi, diwaspadai. Sudah ada promotif dan preventifnya gitu lho. Sehingga isu ini tidak  lagi mencuat," tuturnya.

"Dan lucunya selalu kemudian, persoalan ini diselesaikan dengan instan yaitu impor," imbuhnya menyesalkan.

Alex menegaskan akan mempertanyakan soal impor daging itu pada Kementerian Pertanian dalam rapat kerja yang dijadwalkan pekan depan.

"Untuk itu hari Rabu depan kita akan mengadakan rapat dengan Kementerian Pertanian, salah satu isunya adalah wabah PMK dan impor daging," pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya