Berita

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni saat berkunjung ke Vihara Amurva Bhumi, pada Sabtu, 1 Februari 2025/RMOL

Publika

Merayakan Kemenangan Kasasi Vihara Amurva Bhumi Karet

Oleh: Adian Radiatus*
SENIN, 03 FEBRUARI 2025 | 00:29 WIB

MANTAN Wamen ATR/BPN yang kini menjabat Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menyambangi Vihara Amurva Bhumi atau dikenal juga sebagai Kelenteng Ho Tek Ceng Sin di kawasan Karet, Jakarta Selatan.

Raja Juli Antoni datang pada hari ke empat Perayaan Imlek tahun baru China atau Imlek 2576 Kongzili.

Ia datang dalam rangka menyampaikan ucapan Imlek sekaligus rasa syukur atas kemenangan hukum vihara atas kasus sebidang tanah akses jalan masuk vihara di tingkat Kasasi setelah sebelumnya di dua tingkat Pengadilan, Negeri dan Tinggi, serta PTUN berturut-turut dikalahkan.


Ketua Yayasan dengan Ketua Tim Hukum, Indra Gunawan dengan didampingi Dirjen Bimas Buddha, Supriyadi, Pembimas Jakarta, Suliarna, serta anggota DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu, juga aktivis Buddhis dan umat yang hadir menyambut kedatangan Menteri Raja Juli dengan tradisi barongsai dan naga atraksi penuh antusiasme.

Setelah sempat meninjau ruang sembahyang Kongco Dewa Ho Tek Ceng Sin dan lainnya, sang Menteri pun dijamu hidangan ala kadarnya sebagaimana tradisi di Vihara ini. 

Dalam sambutannya yang bersuasana santai namun serius, Raja Juli Antoni menyampaikan rasa syukur yang membahagiakan dan dapat dimaknai sebagai hadiah Imlek tahun 2025 ini.

Atensi Menteri Kehutanan ini tidak hanya terkait selesainya kasus hukum di Vihara Karet ini, demikian dikenal umat dan masyarakat sekitar karena sudah berdiri dan hadir tepat seratus tahun pada 2025 ini. 

Raja Juli Antoni juga meminta khususnya kepada Dirjen Bimas Buddha yang dalam kesempatan itu juga menyampaikan adanya kasus-kasus serupa agar langsung dilaporkan kepada beliau.

Sementara itu salah satu pemuka umat Vihara yang juga sempat menjadi anggota Tim Penyelesaian Hukum atas perkara tersebut, Lie Kok Tie, dalam kesempatan terpisah juga mengingatkan pentingnya amanat Menteri Raja Juli untuk segera menyelesaikan sertifikasi atas lahan dimaksud.

Hal senada juga disampaikan Pembimas serta mantan Ketua Hikmabudhi, Wiryawan, yang dalam kasus sengketa tersebut sempat melaporkan dan meminta bantuan Presiden Jokowi, saat itu, sehingga akselerasi penyelesaian kasus ini semakin kuat dukungan yang diperoleh tim kuasa hukum.

Bagaimana pun hal ini telah melegakan hati para umat yang risau selama masa itu dan dengan rasa syukur yang sama berterima kasih atas kemenangan hukum yang diperoleh Vihara dan tentunya sujud syukur kepada Thian (Tuhan) dan Kongco para Dewa Dewi di sana. 

Akhir kata tak ada yang dapat mengklaim kemenangan ini selain memang berkat kerjasama dan bantuan semua pihak baik pemerintah yang dalam hal ini BPN dan instansi terkait,

Juga para umat dan pengurus serta tim hukum itu sendiri, kilah Indra Gunawan menutup penyampaian terima kasihnya kepada Menteri Raja Juli Antoni.

*Penulis adalah pemerhati masalah sosial dan politik



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya