Berita

Anggota Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo dan Presiden Prabowo Subianto/Ist

Politik

Bamsoet Dukung Prabowo Dorong TNI-Polri Perkuat Ketahanan Nasional

SABTU, 01 FEBRUARI 2025 | 04:20 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Anggota Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo mendukung Presiden Prabowo Subianto yang meminta seluruh elemen masyarakat, khususnya TNI dan Polri, untuk memperkuat keseluruhan aspek ketahanan nasional. 

Ketahanan negara pada semua aspeknya harus kokoh agar mampu merespons segala bentuk rongrongan yang akan memperlemah pondasi negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Pernyataan Presiden Prabowo itu sangat mendasar dan responsive," kata Bamsoet melalui siaran persnya dikutip Sabtu 1 Februari 2025.


Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menuturkan, Presiden Prabowo telah berupaya membangun kembali ketahanan ekonomi nasional dari puing-puing kehancuran puluhan juta unit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). 

Dari sekitar 65,5 juta unit UMKM, tidak kurang dari 48,6 persen telah dinyatakan bangkrut akibat tekanan bertubi-tubi oleh faktor eksternal.

Penyebab utamanya adalah banjir produk impor yang dijual di pasar dalam negeri dengan harga dumping. Fakta ini menyebabkan 30,5 persen UMKM kehilangan permintaan dari dalam negeri dan menjadi bukti bahwa UMKM Indonesia sama sekali tidak terlindungi oleh kebijakan institusi negara. 

"Konsekuensinya, gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang berkelanjutan tidak terhindarkan. Inilah salah satu wujud pelemahan pada aspek ketahanan nasional,” ujar Bamsoet.

Bamsoet memaparkan, wujud lain dari pelemahan ketahanan nasional adalah penegakan hukum yang mengingkari prinsip, nilai dan azas keadilan. 

Alih-alih dihormati dan disegani, institusi penegak hukum sekarang ini justru terus dicemooh oleh masyarakat kebanyakan karena mempraktikan tebang pilih. 

Masyarakat melihat bahwa pisau penegakan hukum hanya tajam ke bawah, namun tumpul ke atas. Jika kecenderungan seperti ini terus berlanjut, kualitas ketertiban umum menjadi taruhannya.

“Sangat bijaksana jika presiden kemudian mendorong TNI-Polri untuk terus bekerja keras mewaspadai upaya pelemahan NKRI yang dilakukan dari berbagai aspek,” kata Bamsoet.



Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya