Berita

Ilustrasi/Ist

Nusantara

1 Warga Meninggal Dunia Keracunan Makanan Punjungan

SABTU, 01 FEBRUARI 2025 | 04:04 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Seorang warga Desa Sempukerep, Kecamatan Sidoharjo, Wonogiri, yang mengalami keracunan makanan punjungan, meninggal dunia pada Kamis 30 Januari.

Punjungan merupakan salah satu tradisi masyarakat Jawa dalam memberikan hadiah makanan berupa nasi dan lauk pauk kepada sanak famili dan tetangga dekat ketika mengadakan acara.

Kabar duka ini dibenarkan Kepala Desa (Kades) Sempukerep, Parmo. Ia menyebut, korban meninggal dunia pada pukul 16.30 WIB. 


"Betul (ada warga diduga keracunan yang meninggal). Pukul 16.30 WIB," kata Parmo dikutip dari RMOLJateng, Sabtu 1 Februari 2025.

Korban keracunan makanan ini diduga mengalami komplikasi karena memiliki riwayat sejumlah penyakit,  salah satunya diabetes militus.

"Komplikasi. Sebelumnya juga kerap keluar masuk rumah sakit," kata Parmo.

Sebelumnya, 19 warga Desa Sempukerep dilarikan ke rumah sakit karena diduga mengalami keracunan makanan punjungan.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Wonogiri Satyawati Prawirohardi menuturkan, pihaknya telah mengambil sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan dan telah dikirim ke laboratorium Provinsi Jawa Tengah. 

“Masih menunggu hasilnya,” kata  Satyawati.

Secara terpisah, Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo melalui Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo mengatakan, anggota Polsek Sidoharjo telah terjun ke Desa Sempukerep.

"Anggota Polsek Sidoharjo sudah berkoordinasi dengan Forkompimcam untuk langsung melakukan olah TKP dan mengunjungi para korban" ujar Anom.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya