Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

MrBeast Pimpin Konsorsium 20 Miliar Dolar AS untuk Akuisisi TikTok

JUMAT, 31 JANUARI 2025 | 14:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sekelompok investor Amerika yang dipimpin oleh YouTuber ternama, MrBeast (Jimmy Donaldson), berencana mengakuisisi TikTok dengan tawaran lebih dari 20 miliar Dolar AS. 

Selain MrBeast, konsorsium ini juga melibatkan pengusaha teknologi Jesse Tinsley, pendiri Employer.com, serta dua CEO teknologi terkemuka, David Baszucki, pendiri dan CEO Roblox Corp, serta Nathan McCauley, pendiri dan CEO Anchorage Digital. 

Laporan tersebut dikonfirmasi  Jesse Tinsley dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg TV baru-baru ini.


"Kelompok ini juga telah merekrut dua CEO teknologi tambahan sebagai investor, termasuk salah satu pendiri dan Chief Executive Officer Roblox Corp David Baszucki dan salah satu pendiri dan CEO Anchorage Digital Nathan McCauley," kata Tinsley, seperti dikutip dari GSM Arena, Jumat 31 Januari 2025.

Tawaran ini muncul di tengah ancaman larangan permanen TikTok di Amerika Serikat karena kekhawatiran terkait keamanan data dan kepemilikan oleh perusahaan Tiongkok, ByteDance. Presiden Donald Trump sebelumnya memberikan tenggat waktu 75 hari bagi TikTok untuk menemukan pemilik non-Tiongkok atau menghadapi risiko larangan. 

Salah satu pesaing utama dalam upaya akuisisi ini adalah Project Liberty, yang dipimpin oleh miliarder Frank McCourt. Project Liberty telah mengajukan tawaran resmi untuk membeli aset TikTok di Amerika Serikat, dengan nilai penawaran sekitar 20 miliar Dolar AS. McCourt berencana untuk mengubah platform TikTok agar lebih berfokus pada kontrol data oleh pengguna dan transparansi. 

Meskipun ada beberapa tawaran dari berbagai pihak, ByteDance belum memberikan komentar resmi mengenai kemungkinan kesepakatan dan secara konsisten menegaskan bahwa pemisahan bisnisnya tidak akan terjadi.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya