Berita

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani/RMOL

Bisnis

Singapura Kembali Jadi Investor Terbesar RI, Rosan: Nilai Investasinya Capai Rp327 Triliun

JUMAT, 31 JANUARI 2025 | 11:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat lima negara dengan investasi paling besar di Indonesia di sepanjang tahun 2024.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani merinci lima negara itu terdiri dari Singapura dengan nilai investasi mencapai 20,1 miliar Dolar AS (Rp327 triliun), disusul Hong Kong 8,2 miliar Dolar AS (Rp133 triliun), China 8,1 miliar Dolar AS (Rp132 triliun), Malaysia 4,2 miliar Dolar AS (Rp68 triliun), dan Amerika Serikat (AS) dengan nilai investasi sebesar 3,7 miliar Dolar AS (Rp60 triliun).

"Singapura ini memang secara konsisten itu selalu menjadi investor terbesar di Indonesia," ujar Rosan dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja Investasi di Kantor BKPM, Jakarta pada Jumat 31 Januari 2025.


Secara keseluruhan Rosan mengungkapkan realisasi investasi tercatat sebesar Rp1.714,2 triliun hingga Desember 2024. Angka tersebut mencapai 103,9 persen dari total investasi yang ditargetkan Presiden terdahulu Joko Widodo untuk tahun ini sebesar Rp1.650 triliun.

Adapun realisasi investasi itu terdiri dari penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp900,2 triliun atau naik mencapai 21,0 persen secara tahunan (yoy). Serta penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp814,0 triliun, naik hingga 20,6 persen yoy.

Rosan juga melaporkan bahwa realisasi investasi ini telah membantu menyerap hingga 2.456.130 tenaga kerja.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya