Berita

Bank Mandiri/Ist

Bisnis

Bank Mandiri Catat Transaksi Remitansi Tembus Rp2 Triliun di Tahun 2024

KAMIS, 30 JANUARI 2025 | 17:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Bank Mandiri terus memperkuat perannya sebagai mitra keuangan utama bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI), dengan menghadirkan solusi inovatif dalam layanan remitansi.

Hasilnya, nilai transaksi remitansi masuk (incoming) yang dikelola Bank Mandiri telah mencapai hampir Rp2 triliun pada akhir 2024, meningkat 60 persen dibandingkan tahun sebelumnya atau year on year (YoY).

SVP Retail Deposit Product Sales Bank Mandiri, Evi Dempowati, menjelaskan bahwa pertumbuhan signifikan ini didorong oleh semakin meningkatnya jumlah PMI di luar negeri serta inovasi teknologi yang dihadirkan Bank Mandiri.


“Pertumbuhan ini, menjadi momentum kami untuk terus meningkatkan layanan agar dapat memenuhi seluruh kebutuhan nasabah,” ungkap Evi dalam keterangan tertulis, Kamis 30 Januari 2025.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Bank Mandiri telah memberikan akses luas kepada PMI melalui aplikasi Livin’ by Mandiri, yang memungkinkan mereka membuka rekening secara online, serta menikmati berbagai layanan seperti transfer, deposito, pembayaran tagihan, solusi valas, hingga investasi, dengan cepat dan mudah.

Keunggulan ini, lanjut Evi, menjadikan Livin’ by Mandiri sebagai pilihan utama bagi PMI dalam mengelola keuangan mereka dari luar negeri, yang tercermin dari jumlah pengguna Livin’ by Mandiri di luar negeri meningkat hampir dua kali lipat, mencapai 100 ribu pengguna pada akhir 2024.

Selain layanan digital, Bank Mandiri juga mengandalkan jaringan kantor cabang luar negeri untuk mendukung pengiriman remitansi PMI ke tanah air.

Anak perusahaan seperti Mandiri International Remittance di Malaysia menjadi salah satu kontributor utama dengan menyumbang lebih dari 50 persen total transaksi remitansi masuk, didukung oleh kantor perwakilan di Hong Kong, serta mitra remitansi di Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Hong Kong.

Keberadaan jaringan internasional yang kuat ini memastikan kelancaran transaksi keuangan bagi PMI yang tersebar di berbagai negara. Jaringan kantor LN serta mitra remitansi ini merupakan salah bentuk kepedulian mandiri terhadap PMI dengan memberikan solusi pengiriman uang yang murah bagi PMI.

Ke depan, Bank Mandiri berkomitmen untuk memperluas kerja sama dengan mitra internasional dan memanfaatkan teknologi canggih seperti Application Programming Interface (API) guna memastikan setiap transaksi nasabah berjalan maksimal.

Dengan langkah ini, Bank Mandiri berharap dapat menciptakan ekosistem keuangan yang semakin inklusif dan mendukung pemberdayaan ekonomi diaspora Indonesia secara global.

“Kami ingin memastikan setiap PMI memiliki akses mudah ke layanan perbankan yang andal, sehingga mereka dapat mengelola keuangan mereka dengan lebih baik dan membantu mendukung perekonomian Indonesia,” demikian Evi.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya