Berita

Program Makan Bergizi Gratis (MBG)/Ist

Politik

Jamin Keberlanjutan

Program Makan Bergizi Gratis Harus Diundangkan

KAMIS, 30 JANUARI 2025 | 11:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto harus segera diundangkan agar memiliki kepastian hukum dan jaminan keberlanjutan. 

Pengamat politik Rocky Gerung mengatakan, tanpa dasar hukum yang kuat, program MBG berisiko hanya menjadi uji coba yang tidak berlanjut dalam jangka panjang.

"Pengalaman dalam dua minggu ini memperlihatkan ada semacam pesimisme publik bahwa program ini bisa berjalan secara permanen," ujar Rocky lewat kanal YouTube miliknya, Kamis 30 Januari 2025.


Rocky menekankan bahwa legitimasi pemerintahan Prabowo sangat bergantung pada keberhasilan program ini. Pertaruhan legitimasi Prabowo terletak pada dukungan publik.

Lebih lanjut, Rocky menyoroti bahwa upaya penghematan anggaran yang direncanakan pemerintah kemungkinan diarahkan untuk membiayai proyek sosial ini. 

Namun, program MBG baru bisa dibayangkan secara rasional jika sudah dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta memiliki dasar hukum yang kuat.

"Undang-undang makan bergizi gratis misalnya atau apapun nama regulasinya yang disetujui secara formil di DPR supaya ada jaminan 5 tahun ke depan," pungkas Rocky.



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya