Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Emas Dunia Loyo Usai The Fed Tahan Suku Bunga

KAMIS, 30 JANUARI 2025 | 10:16 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga emas dunia terpantau turun pada perdagangan Rabu 29 Januari 2025 waktu setempat.

Berdasarkan data pasar, emas spot (XAU/USD) terkoreksi 0,12 persen ke level 2.760,09 Dolar AS per troy ons.

Seperti dikutip Trading Economics, turunnya harga emas dunia ini terjadi setelah Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga.


Bank sentral itu mengakui bahwa pertumbuhan ekonomi dan kondisi ketenagakerjaan Negeri Paman Sam tetap solid.

Sementara itu, keputusan tersebut berdampak pada melemahnya permintaan aset safe haven setelah pernyataan yang saling bertentangan dari pejabat pemerintah AS yang berupaya meredakan kekhawatiran terkait potensi tarif besar-besaran dari pemerintahan Donald Trump.

"Investor masih mencari perlindungan dari ketidakpastian kebijakan AS, terutama karena tarif dapat memicu inflasi, serta kekhawatiran terhadap utang pemerintah AS yang terus membengkak tanpa ada tanda-tanda pengendalian. Fokus pasar tertuju pada pertemuan FOMC hari ini dan konferensi pers setelahnya," ujar Saxo Bank.

Meski demikian, emas diprediksi tetap diminati sebagai lindung nilai terhadap defisit, utang, hingga potensi de-dolarisasi.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya