Berita

Salah satu titik banjir di Bekasi pada Rabu pagi, 29 Januari 2025/Net

Nusantara

Diguyur Hujan Semalaman, 3 Kecamatan di Bekasi Kebanjiran

RABU, 29 JANUARI 2025 | 12:58 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tiga kecamatan di Kota Bekasi kebanjiran usai diguyur hujan sejak Selasa malam, 28 Januari 2025 hingga Rabu pagi, 29 Januari 2025.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Priadi Santoso mengatakan, setidaknya ada 14 titik banjir di tiga kecamatan

"Namun dengan pagi ini sudah mulai surut," kata Priadi kepada wartawan, Rabu, 29 Januari 2025.


Di Kecamatan Bekasi Barat, terdapat 8 titik banjir, yakni di Perum Pondok Cipta RW 8, 11, 12, dan 17 dengan ketinggian mencapai 40-70 cm pada pukul 20.00 WIB. Namun pada pukul 23.00 WIB, air sudah berangsur surut.

Selanjutnya, di Griya Bintara Indah RW 12 dengan ketinggian mencapai 40-70 cm, Bintara Loka Indah RW 11 dengan ketinggian air 40-70 cm, Jalan Bintara 4 RT 04, 05, 01/RW 15 dengan ketinggian air 30-60 cm, dan Jalan Bintara 4 RT 03 dan 02/RW 15 dengan ketinggian air 30-100 cm.

Kemudian, Jalan Bintara 6 RT 06/RW 06 dengan ketinggian air 20-50 cm, Jalan Bintara 4 RT 02, 03/RW 01 dengan ketinggian air 30-50 cm, dan Jalan Raya Bintara dengan ketinggian air sekitar 70 cm.

Selanjutnya, di Kecamatan Medan Satria terdapat 3 titik banjir, yakni di Kelurahan Kalibaru RT 01 dan 09 RW 03 dengan ketinggian air 30-80 cm, Harapan Indah Jalan Boulevard Hijau Raya Blok D1 RT 06/RW 30 dengan ketinggian air 50 cm, dan Jalan Cendana Indah IV RW 16 dengan ketinggian air 30-50 cm.

Kemudian, di Kecamatan Bekasi Utara terdapat 3 titik banjir, yakni di RT 05 dan 11 RW 06 Kelurahan Kaliabang Tengah dengan ketinggian air 50-100 cm, Kampung Bulak Perwira 2 RT 05/RW 07 dengan ketinggian air 25-35 cm, dan di Kampung Lebak Teluk Pucung RT 06 dan 07 RW 02 dengan ketinggian air 50-60 cm.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya