Berita

Ketua Aliansi Komando Aksi Rakyat (Akar) Lampung, Indra Musta'in/Dok Pribadi

Hukum

Dugaan Korupsi Dana CSR BI

KPK Jangan Masuk Angin, Segera Periksa Anggota DPR dari Lampung

RABU, 29 JANUARI 2025 | 05:18 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Aliansi Komando Aksi Rakyat (Akar) Lampung segera mengirimkan surat ke Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Lampung, terkait dugaan korupsi dana Corporate Social Responsibility (CSR) BI pusat yang sedang diselidiki oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

"Ini masih libur, jadi setelah libur kami segera kirim surat ke Bank Indonesia (BI) perwakilan Lampung, isinya yaitu keterbukaan BI perwakilan Lampung, terkait penyaluran dana CSR dari pusat," kata Ketua Akar Lampung, Indra Musta'in, diwartakan RMOLLampung, Selasa 28 Januari 2025. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik KPK RI, ujar Indra, dari pengakuan salah satu anggota Komisi XI DPR Fraksi Nasdem Satori menyebutkan bahwa seluruh anggota komisi XI DPR RI diduga menerima dana CSR BI yang disalurkan ke yayasan. 


"Kami minta keterbukaan dari BI perwakilan Lampung, melalui media terkait penyaluran dana CSR, jika ada yang ditutup-tutupi kami menduga pihak BI perwakilan Lampung juga terlibat, mengingat di Lampung ada tiga anggota DPR RI Komisi XI di masa jabatan 2019-2024. Jangan sampai dana CSR itu disalahgunakan," jelasnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga segera mengirim surat ke KPK untuk memperkuat dan melakukan pemeriksaan terhadap 3 anggota Komisi XI DPR RI perwakilan Provinsi Lampung masa jabatan 2019-2024, yaitu Ela Siti Nuryamah yang saat ini terpilih sebagai Bupati Lampung Timur, kemudian Marwan Cik Asan dan Ahmad Junaidi Auly yang terpilih kembali menjadi anggota DPR RI periode 2024-2029.

"Kami juga akan mengirimkan surat ke KPK RI, dan kami sedang mencari bukti terkait penyaluran dana CSR BI khususnya di Provinsi Lampung. Dan kami meminta KPK, segera memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap tiga anggota DPR RI masa bakti 2019-2024. Jangan sampai KPK masuk angin," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya