Berita

Legislator Nasdem, Amelia Anggraini/Ist

Politik

100 Hari Kerja Pemerintahan Prabowo, Legislator Nasdem: Banyak Capaian Positif

SELASA, 28 JANUARI 2025 | 21:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Fraksi Partai Nasdem berpandangan bahwa dalam 100 hari kerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah menunjukkan berbagai capaian yang dinilai positif. 

“Telah menunjukkan sejumlah capaian positif yang patut diapresiasi,” ujar Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Nasdem, Amelia Anggraini, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa, 28 Januari 2024. 

Amelia mengungkapkan, salah satu program yang mendapat perhatian adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang telah diluncurkan pada 6 Januari 2025. Program ini bertujuan menyediakan makanan bergizi untuk hampir 90 juta anak sekolah dan ibu hamil di seluruh Indonesia. 


Selain itu, kenaikan gaji guru dan upah buruh menjadi salah satu kebijakan luar biasa.

“Ini mendapat respons positif dari masyarakat dan menjadi salah satu kebijakan unggulan pemerintahan ini,” kata Legislator Nasdem ini. 

Namun demikian, Amelia menyebut bahwa di balik capaian tersebut, sejumlah tantangan juga muncul. Salah satunya adalah kebijakan yang dinilai sering berubah, seperti rencana kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang dibatalkan mendadak. 

“Kebijakan luar negeri pun menjadi sorotan, khususnya terkait sikap pemerintah terhadap klaim maritim Tiongkok di Laut Cina Selatan, yang sempat menimbulkan kontroversi; bergabung ke BRICS dan Aksesi OECD yang masih tersendat,” kata Kapoksi Fraksi Nasdem di Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI ini 

Di sisi lain, survei terbaru menunjukkan tingkat kepuasan publik yang cukup tinggi, yakni mencapai 80,9 persen. Meskipun begitu, kata Amelia, beberapa pengamat menilai perlunya evaluasi lebih lanjut terhadap kinerja sejumlah menteri untuk meningkatkan efektivitas kabinet.

Secara keseluruhan, bagi Amelia, 100 hari pertama pemerintahan Prabowo Subianto telah menunjukkan komitmen pemerintahan Prabowo-Gibran terhadap program-program pro-rakyat.

“Namun, masih banyak PR yang tentu harus diselesaikan bersama. konsistensi kebijakan dan koordinasi internal masih menjadi tantangan yang harus diselesaikan untuk memastikan stabilitas dan kepercayaan publik ke depannya,” tutupnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya