Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Bursa Asia Dibuka Bervariasi, Sektor Teknologi Tertekan

SELASA, 28 JANUARI 2025 | 09:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia dibuka bervariasi pada perdagangan Selasa 7 Januari 2025, dengan saham-saham teknologi yang tertekan. 

Beberapa pasar kawasan ditutup terkait liburan Tahun Baru Imlek yang membuat pasar tidak semeriah biasanya. 

Pasar Taiwan, Korea Selatan, dan Tiongkok ditutup untuk liburan.


Dikutip dari CNBC, di Australia, S&P/ASX 200 naik 0,1 persen, atau 9 poin, menjadi 8420. 

Saham teknologi Australia terpukul oleh aksi jual besar-besaran pada perusahaan-perusahaan kecerdasan buatan AS. Hal ini dipicu karena kehadiran rintisan AI baru yang lebih murah dari Tiongkok, DeepSeek, yang dapat memukul laba bersih perusahaan-perusahaan seperti pembuat chip Nvidia.

Indeks Hang Seng Hong Kong diperdagangkan 0,33 persen lebih tinggi. Nikkei 225 Jepang anjlok 0,65 persen, sedangkan Topix turun 0,41 persen.

DeepSeek juga menghantam saham terkait chip Jepang, memperpanjang kerugian untuk hari kedua. 

Saham Advantest turun 9,66 persen. Tokyo Electron juga amblas 4,05 persen. Renesas Electronics juga turun 1,54 persen.

Investor akan memantau pasar saham India setelah Bank Sentral India pada hari Senin mengumumkan serangkaian rencana untuk menyuntikkan lebih dari $17 miliar ke dalam ekosistem keuangan melalui berbagai langkah termasuk pembelian obligasi dan pertukaran mata uang.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya