Berita

KA Argo Parahyangan/Ist

Nusantara

KA Argo Parahyangan Terakhir Beroperasi 31 Januari

SELASA, 28 JANUARI 2025 | 08:18 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengumumkan KA Argo Parahyangan bakal melayani penumpang terakhir pada 31 Januari 2025. 

Sebagai gantinya, KAI sudah menyiapkan KA Parahyangan dengan layanan 3 kelas yakni Eksekutif, Ekonomi dan Panoramic.

Hal ini tentu saja kejutan bagi yang biasa menikmati perjalanan Gambir-Bandung Kota. 


Keputusan ini menyusul diberlakukannya Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025 mulai 1 Februari 2025.

Executive Vice President KAI Daop 2 Bandung, Dicky Eka Priandana berharap kehadiran KA Parahyangan bisa memberikan layanan yang lebih optimal bagi masyarakat yang rutin bepergian dari Bandung ke Jakarta maupun sebaliknya.

"KA Parahyangan menjadi simbol dedikasi kami untuk terus meningkatkan kualitas transportasi kereta api di Indonesia,” kata Dicky dikutip dari RMOLJabar, Selasa 28 Januari 2025.

Dicky menjelaskan, KA Parahyangan hadir dengan misi menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan bagi penumpang. 

Dengan kembali hadir KA Parahyangan yang dilengkapi fasilitas modern, kereta tersebut akan menawarkan kenyamanan terbaik untuk kelas pelayanan yang dihadirkan.

Fasilitas Unggulan KA Parahyangan:

1. Kelas Ekonomi: Pilihan ekonomis dengan fasilitas yang tetap memberikan kenyamanan maksimal, dilengkapi tempat duduk ergonomis, AC, dan pelayanan ramah.

2. Kelas Eksekutif: Menawarkan kenyamanan premium, dengan kursi yang lebih luas, reclining seat, dan ruang kaki lega untuk pengalaman perjalanan yang lebih santai.

3. Kelas Panoramic: Kelas istimewa yang dilengkapi jendela kaca lebar, memungkinkan penumpang menikmati pemandangan indah sepanjang perjalanan, termasuk panorama pegunungan yang menjadi ciri khas rute dari Kota Bandung ke Kota Jakarta.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya