Berita

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung, Puji Raharjo/Istimewa

Nusantara

Refleksi Isra Mi'raj di Tengah Kecanggihan Teknologi

SENIN, 27 JANUARI 2025 | 23:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Isra Mi'raj adalah peristiwa spiritual yang terjadi lebih dari 1.400 tahun lalu, di mana Nabi Muhammad SAW menjalani perjalanan luar biasa. Kala itu, peristiwa ini sulit diterima oleh akal sehat sehingga banyak yang mengingkarinya, termasuk kaum kafir Quraisy. 

Namun, bagi umat Muslim, Isra Mi'raj adalah kebenaran yang diyakini, dengan hikmah besar berupa ajaran salat, manajemen waktu, dan disiplin dalam mengingat Allah SWT.  

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung, Puji Raharjo, menekankan relevansi hikmah Isra Mi'raj di era modern. Di tengah perkembangan teknologi canggih, termasuk tren kecerdasan buatan (AI), ada satu hal yang tak bisa disentuh oleh teknologi, yaitu dimensi spiritual.  


"Sepandai apapun teknologi, ia tidak mampu menembus dunia spiritualitas. Pada titik tertentu, kita diingatkan bahwa ada batas dalam pemahaman manusia, di mana kehadiran Allah SWT menjadi bukti kebesaran-Nya," kata Puji, dikutip RMOLLampung, Senin 27 Januari 2025.  

Menurut Puji, Isra Mi'raj mengajarkan manusia untuk menurunkan ego dan kesombongan. Di atas semua pencapaian manusia, termasuk dalam kemajuan teknologi, ada dimensi luas yang tidak bisa dijangkau oleh kecerdasan buatan atau ilmu pengetahuan.  

"Momentum Isra Mi'raj ini menjadi pengingat bahwa manusia tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kebesaran Allah SWT. Kita boleh menggunakan AI untuk menjadi lebih cerdas, tetapi penting untuk diingat bahwa AI hanyalah alat bantu, bukan segalanya. Manusia sebagai pengendali AI memiliki aspek spiritual yang tidak dapat dirasakan oleh teknologi," paparnya.  

Puji berharap, khususnya kepada generasi muda, untuk senantiasa kembali kepada agama. Ia mengingatkan bahwa salat lima waktu adalah pegangan hidup yang wajib dijalankan dan menjadi salah satu hikmah terbesar dari Isra Mi'raj.  

"Salat lima waktu adalah 'oleh-oleh' dari Isra Mi'raj, yang mengingatkan kita untuk selalu terhubung dengan Allah SWT, apa pun perkembangan dunia yang kita hadapi," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya