Berita

Harga Minyakita di pasaran masih di atas harga eceran tertinggi (HET)/Net

Nusantara

Pemerintah Diminta Turunkan Harga Minyakita Jelang Ramadan

MINGGU, 26 JANUARI 2025 | 12:52 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah diminta menurunkan harga Minyakita yang masih tinggi di pasaran, jelang bulan Ramadan 1446 Hijriah. 

Pasalnya, hampir 8 bulan terakhir harga Minyakita masih Rp17.502 per liter atau di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp15.700 per liter.

“Kalau harga Minyakita yang menjadi salah satu kebutuhan mengalami peningkatan, ini tentunya akan membebani masyarakat. Jadi ini harus segera ditangani,” kata anggota Komisi VI DPR RI Nasim Khan kepada wartawan, Minggu 26 Januari 2025.


Menurutnya, kenaikan harga Minyakita ini tidak hanya terjadi di kota-kota besar di Indonesia, tapi juga ada beberapa daerah terpencil di sejumlah provinsi.

“Kota-kota di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur pun mengalami kenaikan harga Minyakita,” kata Nasim.

Nasim mengaku mendapatkan keluhan dari masyarakat, terutama para pembeli Minyakita, lantaran harga per liternya cukup tinggi. 

“Mereka mengeluh karena harga Minyakita masih tinggi. Bahkan saya pernah lihat harga Minyakita mencapai Rp19 ribu per liter,” tutup Nasim.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya