Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Berkat Pidato Trump di Davos, Pasar Eropa Menguat

JUMAT, 24 JANUARI 2025 | 07:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa ekuitas Eropa menguat didorong oleh pidato Presiden Donald Trump di Forum Ekonomi Dunia, Davos, yang menyerukan penurunan suku bunga segera. 

Dikutip dari Reuters, indeks pan-Eropa, STOXX 600, ditutup naik 0,44 persen  atau 2,30 poin menjadi 530,34 pada perdagangan Kamis 23 Januari 2025 atau Jumat pagi WIB.

Kenaikan itu menandai keuntungan hari ketujuh berturut-turut, penguatan terpanjang dalam lebih dari sebulan. 


Di Jerman, Indeks DAX ditutup menguat 0,74 persen atau 157,26 poin menjadi 21.411,53. Sementara di Inggris, FTSE 100 bertambah 0,23 persen atau 20,07 poin menjadi 8.565,20. 

CAC Prancis juga meningkat 0,70 persen atau 55,21 poin menjadi 7.892,61.

Dalam pidatonya, di Forum Ekonomi Dunia, Davos, Trump menyerukan negara lain untuk mengikuti langkahnya menurunkan suku bunga.

Trump menekankan, jika tidak ingin terkena tarif, maka mereka harus membuat produk mereka di Amerika. 

Kemarin, saham teknologi menguat didorong rencana belanja besar-besaran Trump untuk infrastruktur kecerdasan buatan. Namun, pada perdagangan Kamis, saham teknologi anjlok 1,5 persen dipimpin kejatuhan pemasok peralatan chip komputer ASML sebesar 4,4 persen..

Di antara saham-saham lainnya, pabrikan produk kebersihan asal Swedia, Essity, melorot 6,7 persen setelah melaporkan laba inti kuartal keempat di bawah ekspektasi pasar.

Distributor otomotif asal Inggris, Inchcape, juga merosot 13,3 persen.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya