Berita

Ketua Umum Perempuan Bangsa periode 2024-2029, Nihayatul Wafiroh di markas Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jalan Raden Saleh Raya, Jakarta Pusat, Kamis, 23 Januari 2025/Ist

Politik

Perkuat Konsolidasi, Perempuan Bangsa Gelar Ta’aruf di Markas PKB

JUMAT, 24 JANUARI 2025 | 00:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dewan Pengurus Pusat Perempuan Bangsa menggelar ta'aruf di markas Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jalan Raden Saleh Raya, Jakarta Pusat, Kamis, 23 Januari 2025. 

Ketua Umum Perempuan Bangsa periode 2024-2029, Nihayatul Wafiroh menyebut kegiatan ini dalam rangka memperkuat silaturahmi sesama kader Perempuan Bangsa. 

"Alhamdulillah banyak wajah-wajah lama yang kemarin malang melintang di tempat lain, alhamdulillah hari ini kembali ke Partai Kebangkitan Bangsa," kata Nihayatul Wafiroh.


Wakil Ketua Komisi IX DPR yang akrab disapa Ninik ini menegaskan, Perempuan Bangsa memiliki semangat kebersamaan dan terbuka untuk semua golongan. 

"Semangat kita adalah semangat kebersamaan terbuka untuk semua, jadi kita mencoba untuk mengakomodir banyak pihak. Ada yang dari Tionghoa, dari artis hingga pekerja sosial, akademisi hingga dokter," tambah Ninik. 

Ninik mengatakan Perempuan Bangsa memiliki gerakan politik feminim. Perempuan Bangsa  pun berkomitmen akan meningkatkan perannya di masyarakat.

"Kami tidak hanya tujuannya bagaimana merebut power (kekuasaan) tapi juga bagaimana kita bisa maksimal melayani masyarakat kita dengan lebih baik lagi," ungkapnya. 

Sementara itu, Wakil Ketua Pembina Perempuan Bangsa, Ida Fauziyah mengajak para kader agar terus menjaga semangat kebersamaan. Menurutnya, perempuan bangsa telah berkontribusi dalam peningkatan suara PKB di setiap Pemilihan Umum (Pemilu). 

"Prestasi PKB tidak pernah lepas dari peran perempuan. Saya pastikan Perempuan Bangsa ada di balik prestasi itu. Mereka bertaruh bukan hanya harta dan tenaga, mungkin juga ada darah di sana," tandas Ida Fauziyah.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya