Berita

Tanagkapan layar oknum anggota TNI yang cekcok di jalan dengan pengendara lain/Ist

Pertahanan

Buntut Viral di Medsos

Mabes TNI Siap Tindak Tegas Anggota yang Arogan ke Rakyat

KAMIS, 23 JANUARI 2025 | 23:15 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Viral video seorang yang diduga oknum anggota TNI mengendarai mobil dinas Toyota Rush berpelat TNI 5519-03 cekcok dengan pengendara lain.

Dalam video yang viral melalui akun instagram @dashcamindonesia, cekcok berujung dengan adanya dugaan pemukulan tampak terjadi di Jalan Raya Pondok Gede, Jakarta Timur pada Rabu, 22 Januari 2025 pukul 07.43 WIB.

Dalam keterangan unggahan tersebut, keributan antara keduanya berawal saat pengendara baru keluar dari arah tol Jagorawi menuju arah Taman Mini yang saat itu kondisi jalan ramai.


Saat itulah kedua mobil hampir bersenggolan.

“Anggota tidak terima dan langsung memaki-maki saya dan meminta saya untuk berhenti,” tulis keterangan dalam unggahan video.

Setelah kedua mobil berhenti di kanan jalan, oknum anggota yang mengenakan kaos warna hijau khas tentara marah sambil memaki dan memukul pengemudi mobil di belakangnya.

Menyikapi hal ini, Mabes TNI pun tidak tinggal diam dan akan menelusurinya 

"Tentang berita viral tersebut dan saat ini TNI sedang melakukan penelusuran untuk memastikan fakta yang terjadi," kata Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Hariyanto kepada wartawan, Kamis, 23 Januari 2025.

Lanjut Hariyanto, bila ditemukan adanya pelanggaran maka Mabes, TNI tidak segan-segan untuk memberikan hukuman.

"TNI memiliki komitmen dalam menjaga profesionalisme dan integritas setiap anggotanya. Apabila nanti ditemukan adanya pelanggaran, kami tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas sesuai dengan aturan yang berlaku. Kami meminta semua pihak untuk bersabar menunggu hasil penelusuran resmi dari TNI," pungkas Hariyanto.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya