Berita

Tangkapan layar Silaturahmi Nasional BKSAP bersama Ormas dan Lembaga Kemanusiaan Peduli Palestina Gedung Abdul Muis, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 21 Januari 2025/Repro

Politik

Candaan Mardani Ali soal Partai Gelora Berpotensi Ganggu Persatuan Umat Bela Palestina

KAMIS, 23 JANUARI 2025 | 20:32 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Direktur Eksekutif Media Survey Nasional (Median), Rico Marbun, memberikan tanggapan tegas terkait pernyataan Mardani Ali Sera yang menyindir Partai Gelora dalam acara Silaturahmi Nasional Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) bersama Ormas dan Lembaga Kemanusiaan Peduli Palestina di Gedung Abdul Muis, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 21 Januari 2025.

“Pernyataan seperti itu harus dihindari, karena dapat mengganggu persatuan umat dalam membela Palestina,” ujar Rico dalam keterangan resminya, Kamis 23 Januari 2025.

Rico menyayangkan sikap tersebut, mengingat tujuan acara yang difasilitasi oleh Wakil Ketua DPR RI Bidang Korpolkam, Sufmi Dasco Ahmad, adalah untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Acara ini juga sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan dukungan penuh Indonesia terhadap Palestina.


“Sayangnya, momen penting dan bermakna ini justru diwarnai dengan pernyataan Mardani yang menyindir agar ormas tidak bekerja sama dengan Partai Gelora. Meski terkesan bercanda, hal ini tetap tidak pantas dilakukan,” kata Rico.

Rico menegaskan, penderitaan rakyat Palestina, baik di Gaza maupun Tepi Barat, masih terus berlanjut meskipun gencatan senjata diberlakukan. Ribuan warga menjadi korban serangan brutal Israel, sehingga perjuangan bersama untuk Palestina membutuhkan persatuan tanpa ada kepentingan partisan.

“Isu Palestina adalah amanah konstitusi yang harus menjadi perjuangan bersama, tanpa memandang golongan atau afiliasi politik. Semua pihak harus menahan diri dari tindakan yang berpotensi merusak persatuan umat,” lanjut Rico.

Kontroversi ini bermula ketika perwakilan dari Pusat Dokumentasi Islam Indonesia (Posdok Tamadun), Hadi Nur Rahmat, memaparkan pencapaian organisasinya dalam membantu Palestina. 

Saat Hadi menyebut kerja sama dengan berbagai partai, termasuk Gerindra, PDIP, PKS, dan Gelora, Mardani tiba-tiba menyela dengan berkata, “PKS jangan dekatin ke Gelora, hahaha... becanda... hahaha,” sambil tertawa.

Pernyataan tersebut terekam dalam siaran langsung YouTube TV Parlemen dan langsung menuai kritik tajam dari publik. Banyak yang menilai ucapan itu bukan hanya tidak pantas, tetapi juga berpotensi menciptakan perpecahan di tengah perjuangan umat untuk Palestina.

Acara yang dihadiri oleh sekitar 130 ormas dan lembaga ini dibuka oleh Wakil Ketua MPR dari PKS, Hidayat Nur Wahid, dan dihadiri sejumlah tokoh, seperti Wakil Ketua BKSAP Ravindra Hartarto, Wakil Ketua Baznas RI Mokhamad Mahdum, serta Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kemenlu Andy Rachmianto.

“Pernyataan yang terkesan mengolok-olok seperti ini dapat merusak persatuan umat dalam isu Palestina. Apakah pantas seorang tokoh publik mengeluarkan ucapan seperti itu?” tutup Rico.

Pernyataan Mardani ini menjadi sorotan publik, di mana banyak pihak yang mendesak semua elemen masyarakat untuk lebih fokus pada solidaritas dan kerja sama demi mendukung perjuangan rakyat Palestina.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya