Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Lewat Program Big Impact BigBox

Telkom Dukung Kampus Kembangkan Talenta Berbasis AI

KAMIS, 23 JANUARI 2025 | 03:19 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Talenta digital menjadi bagian penting dalam ekosistem pendidikan, di mana dunia pendidikan berperan krusial dalam mewujudkan cita-cita bangsa untuk mengurangi kesenjangan sosial, mendorong inklusivitas, dan memastikan akses yang setara dalam pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). 

Melalui Big Impact dari BigBox, PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) menghadirkan program ‘Kampus Digital’ yang menjadi inovasi dalam mengembangkan talenta dan mendukung transformasi ekosistem pendidikan di Indonesia lewat Big Data dan Artificial Intelligence (AI).

Telkom Big Impact merupakan program khusus yang bisa menjadi solusi inovatif dalam menjawab berbagai tantangan. Dengan slogan utama “BigBox Innovation for Campus Thrive”, program ini menjadi andalan Telkom dalam mengembangkan talenta dan ekosistem digital kampus, baik melalui edukasi maupun adopsi teknologi Big Data dan AI.


“Talenta digital menjadi kunci utama untuk menghadapi tantangan di era digital. Selaras dengan itu, Big Impacts dirancang sebagai program strategis yang mendukung kampus-kampus mengadopsi teknologi canggih, seperti Big Data dan AI. Sebagai langkah strategis, Program Big Impact dapat mendukung kampus-kampus mengadopsi teknologi digital khususnya Big Data dan AI,” ucap EVP Digital Business & Technology Telkom Komang Budi Aryasa dalam keterangannya, Rabu, 22 Januari 2025.

Inisiatif ini dapat dilakukan oleh kampus untuk mengatasi tantangan yang berkaitan dengan data, baik dari aspek manajemen, pelayanan, hingga keamanan data. Pendekatannya pun tidak hanya meningkatkan efisiensi pengelolaan data, tetapi juga membantu memastikan bahwa data yang dihasilkan dan digunakan memiliki nilai tambah. Kampus dapat mengembangkan talenta sekaligus ekosistem digital di tempat mereka dengan berfokus pada Optimasi Media Sosial, Pelayanan, Integrasi Sistem, dan Keamanan.

Beberapa tantangan yang berkaitan dengan data ditemukan terjadi di lapangan, antara lain Kesenjangan data, Visibilitas dan aksesibilitas data, Penyebaran data, dan Integrasi Sistem atau platform.

Terdapat empat sub-program Big Impact dalam pengembangan kampus digital, yaitu melakukan demo produk dan menghadirkan narasumber yang kompeten, memberikan workshop yang berhubungan dengan teknologi AI dan Big Data, melakukan kolaborasi dengan Lab Riset Kampus, dan memberikan pendidikan serta pelatihan program BigBox tersertifikasi.

Program Big Impact yang dijalankan juga sekaligus bermanfaat dalam memperkuat pemahaman publik tentang solusi BigBox dengan memposisikannya sebagai alat praktis dalam materi perkuliahan. Selain itu, BigBox juga memberikan nilai tambah dengan memberikan materi edukatif yang bermanfaat dan relevan dengan mata kuliah di kampus. Tak terkecuali juga membangun hubungan jangka panjang melalui keterlibatan akademis yang mendalam.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya