Berita

Presiden Prabowo Subianto menggelar Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Jakarta pada Rabu, 22 Januari 2025/Ist

Politik

Diungkap Prabowo

Pemangkasan Uang Dinas Menteri Bisa Menghemat Anggaran Rp20 Triliun

RABU, 22 JANUARI 2025 | 23:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk memangkas uang perjalanan dinas pemerintah akan menghemat pengeluaran negara hingga Rp20 Triliun. 

Taksiran penghematan tersebut diungkap Prabowo dalam pidatonya di Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Merdeka, Jakarta pada Rabu, 22 Januari 2025. 

"Perjalanan dinas dikurangi, saya potong setengah bisa hemat Rp20 triliun lebih," ucap Prabowo. 


Presiden memperkirakan anggaran yang berhasil dihemat bisa digunakan untuk mendukung program pembangunan puluhan ribu sekolah di Indonesia. 

"Kalau dihitung berapa puluh ribu sekolah yang bisa kita perbaiki dengan anggaran ini," ujarnya. 

Ketua Umum Gerindra itu menyampaikan apresiasi kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani beserta jajarannya atas kerja kerasnya melakukan kajian terhadap penghematan anggaran, juga melakukan pemeriksaan anggaran negara hingga satuan kesembilan.

"Saya terima kasih kepada tim keuangan yang telah menjalankan penyisiran kajian terhadap anggaran sampai serinci-rincinya kalau tidak salah sampai satuan kesembilan kalau tidak salah," tandas Prabowo.

Dalam Sidang Kabinet pada 23 Oktober dan November 2024, Prabowo menginstruksikan agar kementerian dan lembaga di Kabinet Merah Putih harus memangkas anggaran belanja perjalanan dinas sebesar minimal 50 persen dari sisa pagu belanja tahun 2024. 

Instruksi yang tertuang dalam surat nomor S-1023/MK.02/2024 tertanggal 7 November 2024 yang ditandatangani Menkeu.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya