Berita

Badan Legislasi DPR rapat kerja bersama organisasi massa keagamaan membahas revisi UU MInerba di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu, 22 Januari 2025/RMOL

Politik

Fraksi PDIP Setuju Revisi UU Minerba, Asal….

RABU, 22 JANUARI 2025 | 23:11 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menitip pesan kepada anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR Fraksi PDIP Siti Aisyah agar revisi UU Mineral dan Batubara (Minerba) bisa bermanfaat bagi rakyat kecil.

Hal itu disampaikan Siti Aisyah ketika rapat kerja Baleg DPR bersama organisasi massa keagamaan, perguruan tinggi dan UMKM di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu, 22 Januari 2025.

Ia menekankan Fraksi PDIP DPR setuju dengan isi revisi UU Minerba yang merupakan inisiatif DPR untuk segera disahkan. Namun, undang-undang tersebut harus menjadi salah satu faktor terwujudnya kesejahteraan rakyat.


"Fraksi PDIP pakai hakikatnya setuju untuk merevisi UU Nomor 4/2009 tetapi titipan ketua umum kami Bu Megawati bahwa revisi ini harus berkeadilan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia terutama masyarakat kecil," kata Siti Aisyah dalam rapat.

Ia menilai RUU Minerba ini menuai polemik di tengah masyarakat, lantaran pemerintah dianggap telah melakukan eksploitasi besar-besaran terhadap sumber daya alam Indonesia.

"Seperti terkesan di publik hari ini, Rancangan perubahan UU Nomor 4/2009 ini merupakan pengurasan sumber daya alam kita dalam bentuk minerba dengan bagi-bagi izin (konsesi tambang)," jelasnya.

Ia pun menegaskan bahwa pemberian izin tambang ini harus  bermanfaat bagi generasi yang akan datang.

"Yang harus kita yakini bahwa minerba itu bukan hal kita sekarang tetapi adalah titipan anak cucu kita, sepakat, kita harus sepakat tentang itu," tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya