Berita

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Budi Gunawan di Istana Merdeka, Jakarta pada Rabu, 22 Januari 2025/RMOL

Politik

Menko Polkam: Pemerintah Tambah Desk Baru untuk Kebakaran Hutan dan TPPO

RABU, 22 JANUARI 2025 | 20:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Untuk mendukung program kerja Presiden Prabowo Subianto, pemerintah akan menambah dua desk baru terkait kebakaran hutan dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Hal itu diungkap oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Budi Gunawan selepas menghadiri Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Jakarta pada Rabu, 22 Januari 2025.

Dikatakan bahwa pembentukan desk baru bertujuan untuk menghadapi cuaca kemarau yang akan terjadi setelah bulan Maret mendatang.


"Ada rencana penambahan 2 desk lagi sesuai dengan tingkat kebutuhan, pertama kebakaran hutan karena diperkirakan karena curah hujan sampai bulan 3 selesai setelah itu musim panas. Kemudian ada desk untuk TPPO untuk perlindungan kepada pekerja migran kita," ungkapnya kepada awak media.

Sementara itu, menurut penuturan Budi, tujuh desk yang telah ada tidak akan dibubarkan dan tetap berjalan sesuai dengan fungsinya.

"Lanjut-lanjut, ada beberapa target lagi yang harus diteruskan," tegasnya.

Budi menilai pembentukan desk-desk ini memiliki tujuan yang sama yakni mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

"Semuanya untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, banyak program-program kesejahteraan masyarakat yang beliau inginkan bisa jalan," kata dia.

Tujuh desk yang dibentuk sejak November 2024 yakni desk pilkada dengan leading sector Menteri Dalam Negeri, kemudian desk pencegahan penyelundupan dengan leading sector dari Kementerian Polkam.

Lalu desk pemberantasan narkoba dan desk penanganan judi online dengan leading sector Kapolri.

Kemudian desk koordinasi peningkatan penerimaan devisa negara dan desk pencegahan tindak pidana korupsi dan perbaikan tata kelola dengan leading sector Jaksa Agung.

Terakhir desk keamanan siber dan perlindungan data dengan leading sector yaitu dari Kementerian Komunikasi dan Digital serta BSSN.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya