Berita

Ilustrasi/RMOL

Hukum

LHKPN Raffi Ahmad Belum Muncul, Ini Data Sementara Kekayaan Utusan Khusus dan Stafsus Presiden

RABU, 22 JANUARI 2025 | 19:15 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tiga utusan khusus/penasihat khusus/staf khusus Presiden Prabowo Subianto belum terlihat di situs web Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penelusuran RMOL hingga pukul 16.25 WIB, Rabu, 22 Januari 2025, sebanyak 11 orang utusan khusus/penasihat hukum/staf khusus sudah terlihat LHKPN-nya di e-announcement di situs web e-LHKPN KPK.

Adapun harta yang paling tertinggi sementara ini dipegang oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Perbankan, Setiawan Ichlas, sebesar Rp1.518.765.394.948 (Rp1,51 triliun).


Sedangkan 3 orang yang belum terlihat LHKPN-nya adalah Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Farid Ahmad; Utusan Khusus Presiden Bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Ekonomi Kreatif dan Digital, Ahmad Ridha Sabana; dan Staf Khusus Presiden, Yovie Widianto. 

Sedangkan Miftah Maulana Habiburrahman sudah mundur dari jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

Berikut daftar harta tertinggi-terendah untuk kategori utusan khusus/penasihat khusus/staf khusus presiden:

1. Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Perbankan, Setiawan Ichlas, Rp1.518.765.394.948 (Rp1,51 triliun/2024)
2. Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, Rp1.205.740.907.784 (Rp1,2 triliun/2023)
3. Penasihat Khusus Presiden Bidang Digitalisasi dan Teknologi Pemerintahan, Luhut Binsar Pandjaitan, Rp1.043.460.709.886 (Rp1,04 triliun/2023)
4. Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan, Wiranto, Rp431.572.522.671 (Rp431,57 miliar/2023)
5. Penasihat Khusus Presiden Urusan Kesehatan Nasional, Terawan Agus Putranto, Rp91.534.166.279 (Rp91,53 miliar/2020)
6. Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani, Rp89.751.378.000 (Rp89,75 miliar/2024)
7. Utusan Khusus Presiden Bidang Perdagangan Internasional dan Kerja Sama Multilateral, Mari Elka Pangestu, Rp89.184.651.460 (Rp89,18 miliar/22 Oktober 2024)
8. Penasihat Khusus Presiden Urusan Ekonomi, Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, Rp83.709.288.703 (Rp83,7 miliar/2023)
9. Penasihat Khusus Presiden Urusan Haji, Muhadjir Effendy, Rp44.580.993.681 (Rp44,58 miliar/2023)
10. Penasihat Khusus Presiden Urusan Energi, Purnomo Yusgiantoro Rp15.709.317.688 (Rp15,7 miliar/2014)
11. Penasihat Khusus Presiden Urusan Pertahanan Nasional, Dudung Abdurrachman Rp12.250.414.421 (Rp12,25 miliar/2022).

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya