Berita

Presiden Prabowo Subianto/Net

Politik

Target Swasembada Pangan Prabowo Tercapai Akhir 2025

RABU, 22 JANUARI 2025 | 17:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Target swasembada pangan Indonesia akan tercapai lebih cepat beberapa tahun dari target yang ditentukan.

Begitu yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya di pembukaan Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Jakarta pada Rabu, 22 Januari 2025.

Prabowo menjelaskan bahwa di awal menjabat, pemerintahannya menargetkan keberhasilan swasembada dapat dicapai dalam waktu empat tahun mendatang.


Namun Prabowo mendapat laporan dari sejumlah menteri di Kabinet Merah Putih bahwa target itu bisa dicapai akhir tahun 2025 atau paling lambat awal 2026.

"Artinya target yang saya berikan Indonesia harus swasembada dalam waktu empat tahun, alhamdulillah target itu kita capai akhir 2025 paling lambat awal 2026 jadi mungkin tiga tahun lebih cepat dari sasaran yg ditetapkan," paparnya.

Dikatakan Prabowo, akhir tahun ini Indonesia akan mencapai swasembada pangan dengan tidak lagi mengimpor komoditas beras, jagung, dan garam.

"Saya terima kasih ke jajaran menteri-menteri yang lapor ke saya tahun 2025 ini kita tidak akan impor beras lagi, tidak akan impor jagung lagi, tidak akan impor garam lagi," tegas Prabowo.

Dia menilai percepatan swasembada pangan dapat diraih berkat kerja keras dan niat baik pemerintah untuk mensejahterakan rakyat.

"Dengan niat baik dengan kerja keras, dengan orientasi ke negara dan bangsa kebijakan yang masuk akal akan membuahkan hasil cepat ini harus kita yakini," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya